Proses KBM SMPN 28 Masih Dilakukan Secara Daring

  • Whatsapp
Kepala Kesiswaan SMPN 28 Kota Bandarlampung, Yamin S.Pd.

Medialampung.co.id – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 28 Kota Bandarlampung di masa pandemi tetap menjalankan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di rumah masing-masing.

Kepala Kesiswaan SMPN 28 Yamin, S.Pd., kepada medialampung.co.id mengatakan, dengan adanya pandemi Covid-19 semua kegiatan di sekolah dinonaktifkan, proses KBM pun dilakukan di rumah masing-masing.

Bacaan Lainnya

Berbeda dengan sebelumnya KBM menggunakan cara zoom, namun dengan cara demikian banyak wali murid mengeluhkannya. Karena tidak semua murid, memiliki fasilitas henpon yang memadai. 

“Kalau dari sekolah kan ada wifi kemungkinan tidak ada masalah, tapi sebagian siswa tidak sedikit mengeluhkan kota, juga ada yang tidak punya henpon,” ungkapnya. 

Dengan begitu pihak sekolah berinisiatif untuk mengambil alih proses Kegiatan Belajar Mengajar menggunakan cara Klas room, dengan begitu dapat mempermudah Proses KBM, juga tidak terlalu membebankan murid.

Bagi siswa yang tidak memiliki hp dapat bergabung dengan temannya yang punya henpon,

Dengan cara demikian disetiap waktu tiba untuk belajar, murid disarankan untuk membuka buku paket yang sudah di bagikan, dari halaman yang sudah di tentukan begitu juga dengan babnya.

Karena buku paket yang sudah di bagikan sekolah semua lengkap setiap mata pelajaran ada dari 12 mata pelajaran seperti matematika, bahasa juga yang lainya.

Setelah murid membuka buku yang disarankan maka tinggal menyalin dan menyimpulkan setelah tugas selesai siswa wajib mengumpulkan tugasnya ke sekolah melalui satpam sekolah 

Nanti di sekolah yang mengoreksinya adalah wali kelasnya masing-masing,  

Jadi di setiap murid tidak ada alasan untuk tidak dapat mengumpulkan tugas karena waktu belajar juga pelajaran apa yang akan dipelajari, jamnya pun di tentukan semua terjadwal, 

Dan bagi yang tidak mengumpulkan tugas selama dua hari maka akan pihak siswa berkewajiban mendatangi rumah siswa guna mengetahui apa yang terjadi, karena dikhawatirkan apakah sakit atau yang lainya. (ion/mlo)


Pos terkait