Proyek Rehabilitas 7 Madrasah di Lampura Dipertanyakan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sejumlah masyarakat Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mulai mempertanyakan rehabilitas dari Kementrian Pekerjaan Umum, di sejumlah Madrasah berada di Kabupaten berjuluk Bumi Ragam Tunas Lampung, tersebut.

Pasalnya, dari plang merek proyek yang digelontorkan dari Kementerian PU tersebut menuai sejumlah pertanyaan di kalangan masyarakat. Seperti plang proyek, yang tidak memberi keterangan di sejumlah sekolah yang mendapat bantuan tersebut.

Bacaan Lainnya


“Kita liat plang merek proyek di sekolah ini, mencantumkan angka Rp27 Miliar. Di gambar itu, dicantumkan dua lokasi diantaranya Kabupaten Lampung Tengah mendapat 3 sekolahan dan Kabupaten Lampura sendiri mendapatkan 7 sekolah mendapatkan bantuan rehab sekolah,” ujar Abdul Gopur (45) warga Kotabumi, Rabu (9/6).

Hal itu, kata dia, bisa dilihat pekerjaannya berada di MIN 2 Kabupaten Lampura. Di sekolah tersebut, sudah ada giat pembangunannya, termasuk material untuk pembangunan sekolah tersebut.

“Jadi dicantumkan secara global. Jadi kita tidak tahu, sekolah itu berada nilai pagunya. Sementara, menurut informasi untuk pekerjaannya sendiri di ambil dari luar Kabupaten Lampura,” bebernya.

Senada dikatakan Adi (38) warga lainnya. Menurutnya, warga masyarakat, terlebih khusus wali murid yang menyekolahkan anaknya juga memiliki hak untuk mengetahui jumlah anggaran pagu untuk perbaikan sekolah itu.

“Jadi bagaimana masyarakat mau ikut mengawasi pembangunan, kalau papan informasinya saja begini. Kan masyarakat juga memiliki hak dan kewajiban ikut mengawasi agar dapat berjalan baik,” ujar Adi, salah seorang warga setempat.

Hingga membuat penilaian pekerjaan madrasah terkesan sembunyi-sembunyi, pasalnya, di sekolah terpasang papan informasi secara umum. Dengan pagu Rp 27 miliar untuk dua kabupaten, yakni Lampung Tengah (3) dan Lampung Utara (7). Sementara untuk titiknya sendiri tidak ada, sehingga menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

“Harapan kami ada keterbukaan, agar masyarakat dapat berandil dalam pelaksanaan pembangunan, ” harapnya.

Diketahui, sebanyak tujuh madrasah di wilayah Kabupaten Lampura mendapatkan perbaikkan ataupun rehabilitasi dari Kementrian Pekerjaan Umum. 

“Alhamdulillah di daerah kita ada pembangunan, khusus untuk sarana pendidikan di tingkat Madrasah. Untuk tahun ini kebagian tujuh sekolah dari 12 yang diusulkan, semoga dapat memberikan andil bagi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. Khususnya di tingkat madrasah,” kata Kasi Madrasah, Heri mendampingi Kepala Kantor Kemenag Lampura, Tatang, Rabu (9/6) di ruang kerjanya.

Pihaknya siap bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi guna mewujudkan pelaksanaan pembangunan di institusi pendidikan disana. Sehingga berimbas bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten berjuluk Bumi Ragem Tunas Lampung itu.

“Kami bersama Dinas Pekerjaan Umum Provinsi siap mengawal pekerjaan sampai selesai. Mudah-mudahan ini akan menjadi momentum baik, dalam upaya peningkatan pendidikan di kabupaten kita cinta ini, “terangnya.

Ketika ditanyakan, tentang plang proyek yang terkesan tidak memberikan informasi secara rinci di 7 sekolah yang mendapatkan bantuan tersebut. Ia mengaku, tidak mengetahui hal tersebut.

“Kalau itu, memang dari provinsi. Kita Kemenag Lampura, sifatnya hanya memantau. Semua kebijakan ada di propinsi,” kata dia.

Ia mengatakan, dimulai dari tahap lelang hingga pekerjaan semuanya kegiatan itu ada di tingkat provinsi. Jadi kita, di Kabupaten Lampura ini, hanya bisa memantau saja.

“Silakan saja. Di setiap sekolah itu ada pengawas yang terdiri dari 1 orang untuk satu sekolah pengawas lapangan dari dinas PU provinsi,” terangnya. (adk/ozy/mlo)




Pos terkait