PT. Arsindo Karya Ekspose Penyusunan Cetak Biru Masterplan

  • Whatsapp
Foto Lusiana - EKSPOSE : Sekkab Lambar Akmal Abdul Nasir membuka kegiatan ekspose pendahuluan penyusunan cetak biru masterplan (Penyusunan peta potensi investasi daerah) Kabupaten Lampung Barat di Aula Pakuwon Bappeda, Kamis (22/8/2019).

Medialampung.co.id – Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Lambar Akmal Abdul Nasir, S.H membuka kegiatan ekspose pendahuluan penyusunan cetak biru masterplan (Penyusunan peta potensi investasi daerah) Kabupaten Lampung Barat di Aula Pakuwon Bappeda, Kamis (22/8/2019).

“Saya sangat mendukung terselenggaranya kegiatan ekspose ini karena dengan pembuatan peta potensi diharapkan akan diperoleh dan diketahui data dan informasi yang berkaitan dengan potensi peluang investasi Lampung Barat dalam rangka pemanfaatan SDA yang berbasis lokal secara optimal, kajian terhadap data dan informasi berkaitan dengan potensi peluang investasi Lambar, studi dan kajian terkait, diketahui atau diperoleh sebaran potensi investasi di Lambar, tercapainya pengembangan peta potensi Lambar, dan terumusnya bentuk strategi promosi investasi di Lambar,” ujar Akmal

Bacaan Lainnya



Menurut dia, dengan adanya ekspose ini terjalin koordinasi dan komunikasi yang baik diantara kita dalam menyikapi permasalahan investasi pada umumnya dan permasalahan peta potensi investasi pada khususnya. “Disamping itu kami membutuhkan saran yang konstruktif sebagai bentuk formulasi kebijakan pimpinan terhadap pengelolaan investasi ke depan,” ucapnya

Seraya menambahkan, peta potensi tersebut dapat digunakan sebagai sumber data spasial yang terintegrasi dengan basis data potensi sumber daya lainnya yang ada di Kabupaten Lampung Barat sehingga dapat diakses secara cepat dan mudah oleh pihak pihak yang berkepentingan.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP dan Tenaga Kerja Ir. Sugeng Raharjo mengungkapkan, pembuatan peta potensi ini merupakan hal yang paling urgen, sehingga Kabupaten Lambar sudah selayaknya memiliki peta potensi.

“Tujuannya supaya potensi investasi teridentifikasi secara akurat, seperti dimana posisinya, bentuknya dan bagaimana pengembangannya dan diharapkan kedepen bisa di akses oleh pihak investor baik yang ada di Kabupaten Lambar, Provinsi maupun Nasional,” ungkap Sugeng.

Di lain pihak, Perwakilan dari PT. Arsindo Karya Banun dalam eksposenya antara lain menyampaikan, penyusunan peta investasi yang berisi data potensi investasi dan masterplan pengelolannya merupakan salah satu strategi publikasi potensi yang dimiliki Kabupaten Lambar, oleh karena itu pekerjaannya melibatkan system teknologi informasi.

“Cetak biru masterplan akan berperan sebagai road map bagi pengembangan potensi daerah dan dengan adanya road map pengembangan potensi daerah , maka dimungkinkan untuk disusun alternatif kebijakan lanjutan guna mengoptimalkan potensi yang dimiliki terutama dalam rangka megundang investor baru,” kata dia.

Untuk Kabupaten Lambar, kata dia, memiliki sejumlah potensi yang diharapkan layak untuk ditawarkan kepada investor. Potensi tersebut berasal dari sektor pertanian, perekebunan, peternakan, perikanan, pertambangan, pariwisata, pendidikan dan kesehatan. “Rencana peta potensi kabupaten ini merupakan rencana awal yang masih membutuhkan masukan dari masyarakat maupun dinas instansi tingkat kabupaten. Jadi melalui forum diskusi terfokus, kekurangan-kekuranagan dapat segera dilengkapi,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait