PT. Indomarco Prismatama Gelar Pelatihan Kewirausahaan untuk Pelaku UMKM di Waykanan

  • Whatsapp
Purwanto Wahyudi, Microeconomics Project Executive indomaret memberikan cinderamata kepada Sekda Kab Way Kanan Hi. Saipul, S.Sos., M.IP., sebelum pelaksanaan pelatihan kewirausahaan secara virtual di GSG Waykanan, Rabu (24/3)

Medialampung.co.id – Berupaya bangkit dimasa pandemi Covid-19, Pemkan Waykanan melalui Dinas Koperasi UMKM bekerjasama dengan PT. Indomarco Prismatama serta para pelaku Usaha di kabupaten Waykanan menggelar silaturahmi sekaligus pelatihan kewirausahaan UMKM mandiri secara virtual di Gedung Serbaguna Komplek perkantoran pemkab setempat, Rabu (24/3).

Pada kesempatan itu Sekdakab Waykanan Hi. Saipul, S.Sos., M.IP., mewakili Bupati Waykanan menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. 

Bacaan Lainnya

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Waykanan kami menyambut baik atas terselenggaranya, kegiatan Pelatihan Kewirausahaan UMKM mandiri secara virtual ini, terima kasih kepada PT. Indomarco Prismatama yang telah bersedia bekerja sama untuk membantu dan memberikan pelatihan kepada para pelaku UMKM, sehingga dapat membantu mewujudkan salah satu misi Kabupaten Waykanan yaitu Meningkatkan Perekonomian Daerah Berbasis Kawasan, didukung Ketersediaan Infrastruktur, yang salah satunya adalah Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Ekonomi melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” ujar Hi. Saipul.

Lebih jauh Saipul.menerangkan bahwa , jumlah penduduk kabupaten Waykanan Tahun 2019 berjumlah 450.109 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk berdasarkan data BPS Tahun 2019 sebesar 0.95%, Jumlah angkatan kerja 247.645, Jumlah penduduk miskin 58.720 Jumlah UMKM 34.000 (terdaftar pada data Diskop dan UKM Kab Waykanan). 

Pihaknya juga berharap dengan mengikuti pelatihan ini para pelaku Usaha dapat: 

  1. Meningkatkan Produktivitas 

Melalui pelatihan UMKM ini diharapkan pelaku usaha dapat meningkatkan produktivitas dengan meningkatkan keterampilan dalam proses produksi maupun dengan peningkatan manajerial.

Harapannya melalui peningkatan keterampilan dalam proses produksi tersebut mampu meningkatkan pula produktivitasnya. Sedangkan peningkatan manajerial diharapkan mampu meningkatkan pemecahan permasalahan yang mana bisa menjadi masalah yang mengganggu produktivitas

  1. Meningkatkan Kapabilitas

Para pelaku usaha diharapkan memiliki kemampuan mengeksploitasi secara baik sumber daya yang dimiliki guna meningkatkan usaha mereka, dan dapat menyelesaikan permasalahan operasional usahanya.

  1. Pemanfaatan Produk Daerah

Diharapkan pelaku usaha dapat memanfaatkan bahan mentah yang mana merupakan ciri khas daerah, sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan manfaat lainnya dapat dicapai. 

“Saya berharap dari Acara Pelatihan dengan tema strategi UMKM bertahan di masa Pandemi Covid-19, agar para pelaku usaha mampu memberikan jawaban atas kebutuhan lapangan pekerjaan, sehingga masyarakat tidak hanya berperan sebagai konsumen saja di era globalisasi dan perdagangan bebas, namun juga sebagai produsen yang ikut ambil bagian secara aktif dalam perdagangan bebas tersebut,” tegas Saipul.(wk1/mlo)




Pos terkait