PT LDC Indonesia-SMAN 1 Batubrak Sukses Gelar Pelatihan Kejuruan Kopi

  • Whatsapp
Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus menyerahkan cinderamata kepada Presiden Direktur LDC Indonesia Mr. Rubens Marques. - Foto Edi

Medialampung.co.id – Program pelatihan kejuruan kopi yang digelar di PT Louis Dreyfus Company (LDC) Indonesia bersama SMA Negeri 1 Batubrak, Kabupaten Lampung Barat resmi ditutup, Rabu (15/1).

Penutupan kegiatan yang telah berlangsung sejak Maret tahun 2019 itu dihadiri Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus, Presiden Direktur LDC Indonesia Mr. Rubens Marques, Kacabdin Wilayah III Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Zaikadir S.Sos, M.H., serta sejumlah kepala OPD.

Bacaan Lainnya



Presiden Direktur LDC Indonesia Rubens Marques, mengatakan, PT Louis Dreyfus Company (LDC) adalah perusahaan perdagangan dan pengolahan produk-produk pertanian, yang memanfaatkan jangkauan global dan jaringan asetnya yang luas untuk melakukan pengiriman kepada semua pelanggannya di seluruh dunia secara aman, bertanggung jawab, dan bisa diandalkan.

“Beragam aktivitas kami mencakup keseluruhan rantai nilai, mulai dari lahan pertanian hingga sampai ke tangan konsumen, di seluruh lini bisnis. Sejak 1851, portofolio kami telah berkembang meliputi biji-bijian dan minyak nabati, beras, kopi, kapas, gula, jus, pengangkutan dan pasar global,” terang Rubens.

Lanjut dia, LDC mulai beroperasi di Indonesia pada 1999. Sejak saat itu, pihaknya melakukan ekspansi bisnis lokal secara stabil selama bertahun-tahun dan kini aktif dalam produksi biji-bijian dan minyak nabati, kopi dan kapas.

“Kami telah mendapatkan pijakan yang kokoh dan terus menghadirkan pertumbuhan yang mantap di Indonesia berkat pengalaman lebih dari 160 tahun di industri ini dan kemitraan strategis utama dengan para produsen lokal,” imbuhnya.

Dalam program pembinaan ini, pihaknya melakukan empat pertemuan untuk mengedukasi para siswa tentang tekhnik pengolahan kopi yang baik mulai dari proses tanam hingga ke cangkir konsumen.

Sementara, Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus  memberikan apresiasi kepada PT LDC Indonesia yang telah melaksanakan program dalam rangka menanamkan pengetahuan tentang kopi kepada generasi milenial.

“Tentu kita berharap akan banyak manfaat yang dapatkan dari program ini, dan saya berharap program dapat terus dilanjutkan oleh PT. LDC Indonesia karena kami sangat merasakan manfaat yang besar dari progam ini. Program ini juga tentu saja mendukung program dan komitmen kita untuk menjadikan Lampung Barat sebagai Kabupaten penghasil kopi terbesar dan bermutu,” kata Parosil.

Menurutnya, dengan adanya program ini tentu menjadi nilai tambah bagi sekolah, karena lulusannya tidak hanya dibekali ilmu akademik tapi juga ilmu terapan yang dapat langsung digunakan dalam kehidupan kelak.

“Kami ucapkan terima kasih kepada PT. LDC Indonesia yang telah berkontribusi terhadap Kabupaten Lampung Barat khususnya siswa siswa SMAN 1 Batu Brak, kita berharap ketertarikan dan pemahaman mereka tentang kopi semakin terpacu,” imbuhnya

Terpisah, Kepala SMA Negeri 1 Batubrak  Nafsiah, M.Pd., menyambut baik sekaligus menyampaikan ucapan terma kasih karena SMAN 1 Batubrak dipilih oleh PT. LDC Indonesia untuk melaksanakan program tersebut. Sebab, PT. LDC tidak hanya memberikan pengetahuan pengolahan kopi dari hilir hingga hulu tapi juga memberikan motivasi bagi siswa-siswi untuk tidak malu dan tidak ragu menjadi petani kopi. Mengingat Lampung Barat hampir 80% penduduknya adalah petani kopi.

“Tapi bila anak-anak mudanya mulai enggan menjadi petani kopi tidak mustahil Lampung Barat yang kini berpredikat sebagai penghasil kopi terbesar di Provinsi Lampung  akan tinggal kenangan,” kata dia.

 Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa, kegiatan yang dilakukan oleh PT. LDC Indonesia di SMAN 1 Batubrak adalah memberikan motivasi dan pengetahuan kepada siswa untuk dipersiapkan menjadi petani kopi yang modern jika kelak tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Kegiatan ini dilaksanakan sejak bulan Maret 2019, dilaksanakan selama 4 kali pertemuan. Sekali pertemuan dilaksanakan selama 2 hari. Adapun pembelajaran tersebut dilakukan dalam bentuk workshop dengan pengajar atau narasumber para pakar/ahli dibidangnya dengan metode pembelajaran yang interaktif,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Hi. Parosil Mabsus, karena meskipun SMA kini kewenangannya ada di provinsi, namun pemeirntah daerah tetap menggulirkan program bagi siswa-siswa SMA seperti beasiswa penuh bagi siswa yang berhasil masuk ke Fakultas Kedokteran PTN dan bantuan bagi siswa yang lulus di PTN.

“Tentu ini menjadi motivasi tersendiri bagi siswa siswi SMAN 1 Batubrak untuk berprestasi. Karena tahun lalu siswa kami berhasil masuk Universitas Bengkulu melalui program beasiswa afirmasi pendidikan tinggi (ADik) dan juga mendapat bantuan dari bapak bupati. Sekali lagi terima kasih kepada bapak Bupati Parosil Mabsus,” pungkasnya. (edi/lus/mlo)



Pos terkait