PT NM dan TEB Realisasikan Harapan Warga Suoh

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – PT Tanggamus Elektrik Power (TEB) dan PT Natarang Mining (NM) mulai merealisasikan harapan warga Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat, terkait dengan penanganan ruas jalan yang menghubungkan kecamatan setempat dengan Kabupaten Tanggamus, yang dikeluhkan masyarakat karena mengalami kerusakan parah dan sulit dilintasi utamanya saat musim penghujan. 

Camat Suoh Mandala Harto, SIP., mengungkapkan, untuk PT TEB sudah memasuki hari kelima menurunkan alat berat, melakukan perbaikan badan jalan yang masih berupa tanah, yang berada di Blok 9 Pekon Roworejo dan sejumlah titik lainnya. 

Bacaan Lainnya

“Mereka (PT TEB) melakukan penanganan di sejumlah segmen, saat ini sudah memasuki hari kelima, dan alhamdulillah kondisi badan jalan sudah mulai nyaman dilintasi masyarakat, sementara untuk penanganan yang dilakukan PT NM itu berada di sejumlah titik, dan penanganan sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu,” ungkap Mandala. 

Sebelumnya, lanjut Mandala, pihaknya melakukan pertemuan dengan pihak PT TEB maupun PT NM dan menyampaikan keluhan masyarakat terkait kondisi jalan, dan harapan masyarakat yang disampaikan itu mendapatkan respon yang cukup baik, dan kedua perusahaan yang berada di perbatasan antara Lambar dan Tanggamus tersebut langsung menurunkan pekerja di lapangan. 

“Saya mewakili masyarakat menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak PT TEB dan PT NM yang telah merealisasikan apa yang diharapkan masyarakat, tentunya dengan kondisi jalan yang baik maka masyarakat akan nyaman dalam berkendara, dan tentunya ini akan memperlancar roda perekonomian masyarakat,” kata dia. 

Mandala menambahkan, harapan masyarakat juga tidak hanya sebatas perbaikan badan jalan saja, melainkan masyarakat mengharapkan untuk dilakukan peningkatan minimal dilakukan pengerasan, sehingga pada saat musim penghujan masyarakat tidak terkendala saat melintas. 

“Saat musim penghujan, selain badan jalan menjadi rusak karena masih berupa tanah merah, juga tentunya tidak semua kendaraan bisa melintas, dan kami sampaikan kepada kedua perusahaan tersebut dan mereka akan melapor ke manajemen perusahaan terlebih dahulu,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait