PT. TEP Surati Bupati, Minta Mediasi dengan Warga Suoh-BNS

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – PT. Tanggamus Electric Power (TEP) yang berada di perbatasan antara Lampung Barat dengan Kabupaten Tanggamus akhirnya membuka diri untuk  dilakukan mediasi, setelah sebelumnya sempat didemo oleh puluhan  masyarakat Suoh dan Bandarnegeri Suoh (BNS) Lambar yang membawa tiga tuntutan kepada PT. TEP.

Melalui surat bernomor TEP-PE-20-120-0160 tertanggal 20 Juni 2020, General Manager (GM) Project engineer PT. TEP atas nama Lim Hyung Chul  berkirim surat kepada bupati Lambar,  yang berisikan beberapa hal penting.

Bacaan Lainnya



Camat Suoh Novi Andry, SKM, M.M., mengungkapkan, surat dari GM Project engineer PT. TEP tersebut diterima pihaknya, dan langsung ditindaklanjuti dengan dilaporkan kepada bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus.

”Pihak PT. TEP menyurati bapak bupati untuk kesediaannya mediasi masyarakat dengan mereka, dan meminta tolong difasilitasi oleh bupati, sementara waktu dan tempat untuk pertemuannya masih nunggu info kapan akan berlangsung,” ungkap Novi Andry.

Dengan adanya ketersediaan pihak PT. TEP untuk  dilakukannya mediasi, kata dia, tentu pihaknya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi. Karena melalui mediasi tersebut maka pihak perusahaan akan mendengarkan langsung apa yang  menjadi tuntutan masyarakat selama ini.

”Dengan adanya rencana mediasi tersebut, tentu kami meminta masyarakat untuk tenang dan menahan diri, dan tidak terprovokasi serta menunggu pertemuan berlangsung untuk mencari solusi terbaik dan  hasil tentunya hasil pertemuan tersebut nantinya,  agar benar-benar direalisasikan oleh pihak PT. TEP,”  imbuhnya.

Sebelumnya, puluhan warga tiga pekon yakni Pekon Tugu Ratu, Pekon Banding Agung Kecamatan Suoh dan Pekon Tanjungsari BNS ngeluruk ke PT. TEP Senin (15/6).

Puluhan warga yang dipimpin langsung tokoh masyarakat Pekon Banding Agung Edi Gunawan dan tokoh masyarakat Tugu Ratu Idham Idris, Peratin Tanjung Sari Sukamto tersebut berniat menemui pihak manajemen PT. TEP untuk menyuarakan aspirasi dan keluhan masyarakat selama ini, namun kedatangan mereka  tidak mendapatkan respon bahkan tidak ada perwakilan manajemen  pihak PT. TEP bersedia menemui.



Pos terkait