Puan Maharani Diberi Gelar Ratu Mutiara Kartadilaga

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Puan Maharani Nakhastra Kusyala Devi, S.I.Kom., mendapat gelar adat atau adok Ratu Mutiara Kartadilaga. Pemberian gelar adat tersebut dilaksanakan dalam upacara adat Sai Batin Karya Kartadilaga di Lamban Gedung Kartadilaga, Pulau Pisang, Pesisir Barat.

Acara yang berlangsung sederhana, terbatas dan menerapkan protokol kesehatan tersebut dipimpin Sultan Hidayat Kartadilaga Gelar Demung Tinggi Laksana X dihadiri 12 kepala suku adat di lingkungan adatnya di Pulau Pisang. 

Bacaan Lainnya



Menurut Sultan Hidayat, nama Puan tertulis dalam silsilah keluarga atau Tambo di Lamban Gedung Kartadilaga. Nama Joesaki yang asli Pulau Pisang menikah dengan Taksiah dari Batipuh, Tanah Datar, Sumatera Barat.

“Dari Pernikahan itu, lahirlah Hamzatoen Roesjda yang menikah dengan Tjik Agoes Kiemas, pasangan itu kemudian mempunyai anak, salah satunya Taufiq Kiemas, ayah Puan Maharani,” paparnya.

Menurutnya, pemberian gelar adat keluarga merupakan hasil Keputusan Himpun atau rapat adat Sai Batin Karya Kartadilaga pada Jumat (9/4), lalu. Kesepakatan 12 suku yang dipimpin Sultan Hidayat Kartadilaga hal itu dilakukan demi kesinambungan, Kerukunan, Keutuhan dan Kehormatan Keluarga Besar Sai Batin Karya Kartadilaga.

“Memutuskan memberi gelar adat kepada Suami Hapsoro Sukmonohadi bergelar Suntan Surya Kartadilaga dan Istri Puan Maharani Nakhastra Kusyala Devi, S.I.Kom., bergelar Ratu Mustika Kartadilaga,” jelasnya.

Sementara itu, Dalam kunjungan ke Pulau Pisang, Puan Maharani mengaku senang bisa berkumpul dengan keluarga besarnya. Puan datang bersama Suaminya Hapsoro Sukmonohadi, Puteri Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari, Kerabat Isma Yatun, Ista Siti Nurhaza, Sarie dan Purwadi Arianto.

“Terima kasih atas pemberian gelar ini. Semoga makin mempererat silaturahmi Keluarga Besar Sai Batin Karya Kartadilaga,” singkatnya. (ygi/mlo)



Pos terkait