Puan Maharani Resmikan Nama Bandara Muhammad Taufiq Kiemas

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ketua DPR-RI Puan Maharani meresmikan perubahan nama Bandar Udara (Bandara) Muhammad Taufiq Kiemas dan peresmian jalan Fatmawati Soekarno Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), di Bandara Taufiq Kiemas, Sabtu (10/4).

Hadir dalam kesempatan itu Pj. Bupati Pesbar Bambang Sumbogo, S.E, M.M., Anggota DPR-RI Mukhlis Basri, sejumlah anggota DPR-RI, perwakilan BPK-RI, Perwakilan Kementerian  Perhubungan, Forkopimda Lampung Barat-Pesisir Barat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bambang sumbogo., mengucapkan selamat datang kepada ketua DPR-RI ibu Dr. (H.C) Puan Maharani beserta rombongan yang baru saja tiba di kabupaten pesisir barat tercinta ini. Merupakan suatu kehormatan bagi kami khususnya kabupaten pesisir barat dapat menerima tamu kehormatan negara, ketua DPR-RI beserta rombongan. 

“Bandara Muhammad Taufiq Kiemas dibangun dalam rangka mendukung rencana pemerintah pusat dan daerah untuk menjadikan jalur Krui-Liwa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di koridor barat atau kawasan pantai barat Pulau Sumatera. 

Bandara ini juga akan menjadi pintu masuk bagi wisatawan ke kawasan pantai tanjung setia, yang selama ini jadi tujuan para peselancar dan wisatawan asing,” kata dia.

Selain itu, alasan utama lain mengapa pemerintah membangun bandara itu adalah sebagai untuk alat navigasi udara dan untuk mitigasi bencana alam. Penetapan lokasi Bandara Muhammad Taufiq Kiemas dilaksanakan berdasarkan keputusan menteri perhubungan RI No.KP 475/09 tahun 2009 tentang penetapan lokasi bandar udara baru di Pekon Serai Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung.

“Berdasarkan keputusan menteri Perhubungan KP 811 tahun 2016 Bandara pekon Seray yang berada di Pesisir Barat resmi berganti nama menjadi Bandara Muhammad Taufiq Kiemas. Perubahan nama bandara di kabupaten yang berjuluk Negeri Para Saibatin dan Ulama ini, merupakan usulan dari pemerintahan kabupaten pesisir barat, mengingat latar belakang riwayat Taufiq Kiemas yang diketahui berasal dari Kecamatan Pulau Pisang,” jelasnya.

Sementara itu, Puan Maharani dalam sambutannya menyampaikan setelah sekian lama dirinya bisa tiba kembali di kampung halaman keluarganya di Pesisir Barat.

“Krui ini, dulu waktu saya masih SMP saya pernah datang ke sini datang ke pulau Pisang untuk kemudian berziarah dan bertemu dengan leluhur keluarga saya, Dari pihak bapak saya,” ungkapnya.

Selanjutnya, dirinya datang untuk bisa kembali ke Pulau Pisang Setelah pemekaran dari induk Lampung Barat menjadi Pesisir Barat.

“Jadi Alhamdulillah setelah tiba di sini lagi sekarang sudah dan lebih membanggakan lagi nama bandaranya Muhammad Taufiq Kiemas adalah almarhum ayah saya,” terangnya. (ygi/mlo)


Pos terkait