Puluhan Pekon Belum Input Laporan DD Tahun 2020

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sebanyak 20 pekon di Kabupaten Lambar terkesan lambat. Pasalnya, hingga hari ini, Senin (21/6) pekon tersebut belum menginput laporan realisasi dana desa (DD) tahun anggaran 2020 melalui aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara (OMSPAN).

“Sampai saat ini masih ada 20 pekon yang belum menginput laporan realisasi DD tahun anggaran 2020 melalui aplikasi OMSPAN, dari jumlah tersebut dua pekon yaitu Pekon Kerang Kecamatan Batubrak dan Pekon Bumi Hantatai Kecamatan Bandarnegeri Suoh telah melakukan konsultasi namun datanya belum lengkap,” ungkap Kabid Pemerintahan Pekon Ruspel Gultom, S.H, M.M., mendampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Ir. Noviardi Kuswan, kemarin.

Bacaan Lainnya

Ia memaparkan sebanyak 20 pekon yang belum selesai menginput laporan DD tahun 2020 tersebut rinciannya Pekon Kubuperahu Kecamatan Balikbukit, Pekon Sinarluas Kecamatan Kebuntebu, Pekon Lumbok Timur, Pekon Ujung Rembun Kecamatan Lumbokseminung, Pekon Bumi Hantatai, Pekon Gunungratu dan Pekon Tri Mekarjaya Kecamatan Bandarnegeri Suoh.

Kemudian, Pekon Kejadian, Pekon Bumijaya, Pekon Turgak, Pekon Suka Makmur, dan Pekon Pajaragung Kecamatan Belalau, lalu Pekon Kembahang, Pekon Gunungsugih, Pekon Balak, Pekon Sukabumi, Pekon Canggu, Pekon Sukaraja, Pekon Kerang dan Pekon Tebaliok Kecamatan Batubrak. 

Ruspel menghimbau kepada pekon yang belum melaksanakan input laporan DD agar segera melaksanakan, mengingat itu sangat penting. “Laporan realisasi DD tahun 2020 melalui aplikasi OMSPAN ini sebagai persyaratan untuk mengajukan DD tahap II tahun 2021. Jadi semakin cepat disampaikan maka semakin cepat pula untuk pengajuan pencairan DD tahap II,” tutupnya. (lus/mlo)




Pos terkait