Puluhan Petugas Gabungan Lakukan Penggiringan Kawanan Gajah Jambul

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Petugas gabungan penanganan konflik gajah Kecamatan Suoh dan Bandarnegeri Suoh (BNS) Kabupaten Lampung Barat, mulai melakukan penggiringan tiga ekor gajah yang beberapa hari terakhir meneror warga Pekon Gunungratu Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS) yang juga sempat beberapa kali mendekati kantor Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BB-TNBBS) Resort Suoh.

Tim gabungan berjumlah puluhan orang tersebut terdiri dari BB-TNBBS Resort Suoh bersama bersama tim patroli dari Wildlife Conservation Society (WCS), Wildlife Response Unit (WRU), Mitra Polisi Kehutanan (MMP), Satgas Penanganan Konflik Gajah Pekon Gunungratu Kecamatan BNS dan Satgas Pekon Sukamarga Kecamatan Suoh, 

Bacaan Lainnya

Penggiringan gajah yang salah satu diantaranya bernama Jambul tersebut dikomandoi langsung oleh Kepala BB TNBBS Resort Suoh Sulki, SH., dan Anggota DPRD Lambar Sugeng Hari Kinaryo Adi, serta jajaran Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) dari dua kecamatan tersebut. 

Sulki mengungkapkan, tiga ekor  gajah tersebut digiring ke arah gunung Ayem. Dalam proses penggiringannya akan melintasi areal perkebunan warga, sehingga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pihaknya telah meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di lahan garapan selama proses penggiringan berlangsung. 

Jelang penggiringan, kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajaran Uspika dan juga pemerintah pekon agar mengingatkan masyarakat jangan beraktivitas di kebun terlebih dahulu khususnya dalam wilayah Pekon Gunungratu, Bumi Hantatai dan Sukamarga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

“Penggiringan akan dilakukan satu hari ini, untuk skenario penggiringan kami membagi beberapa tim,  dimana penggiringan dilakukan secara estafet dalam satu komando, hal ini agar penggiringan bisa lebih efektif dan untuk mengurangi resiko kelelahan petugas dan bisa mempersingkat proses penggiringan,” ungkap Sulki.

Lebih lanjut, Sulki mengungkapkan, tiga ekor gajah tersebut berbeda dengan kelompok gajah Bunga, untuk kawanan gajah Jambul ini cukup agresif sehingga perlu kehati-hatian dalam proses penggiringan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

“Karena itu pentingnya koordinasi  dan kerjasama dalam proses penggiringan ini, semoga satu hari ini tiga ekor gajah tersebut bisa menjauh dan kembali ke habitat aslinya di rimba TNBBS,” pungkasnya. (nop)

Pos terkait