Puluhan Ternak di Lambar Didaftarkan  Program Asuransi

  • Whatsapp
Kabid Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Alma' Arif

Medialampung.co.id – Kabupaten Lambar tahun ini mendapatkan kuota program asuransi usaha ternak sapi/kerbau (AUTS/K) sebanyak 54 ekor. Namun hingga hari ini target tersebut belum terealisasi.

“Lambar dapat kuota program AUTS/K sebanyak 54 ekor  namun sampai saat ini baru 20 ekor  milik Kelompok Tani Karya Pemuda  Kecamatan Sekincau yang akan didaftarkan ke PT. Jasindo untuk diasuransikan,” ungkap  Kabid Peternakan Alma Arif, S.I.P mendampingi Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Agustanto Basmar, S.P, M.Si, Rabu (14/10).

Bacaan Lainnya



Terkait program AUTS/K itu, kata Alma’Arif, pihaknya bersama Dinas Peternakan Provinsi Lampung dan PT. Jasindo telah melaksanakan sosialisasi kepada 10 kelompok tani di Kecamatan Sekincau.

“Selama ini, kita telah berupaya agar seluruh peternak di Kabupaten Lambar mendaftar menjadi peserta program AUTS/K, salah satunya dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat termasuk kepada peserta yang lama agar mereka mendaftar kembali menjadi peserta program AUTS/K,” imbuhnya

Lebih jauh dia mengatakan, program AUTS/K memberikan perlindungan dalam bentuk ganti rugi kepada peternak jika terjadi kematian sapi karena penyakit, sapi mati karena beranak. kecelakaan atau hilang akibat pencurian sehingga peternak dapat meneruskan usahanya.

“Kita berharap kepada peternak di Lambar agar ikut serta dalam program AUTS/K,  karena peternak sapi atau kerbau akan diuntungkan dengan mengikuti program tersebut. Sebab jika ternaknya mati karena sakit, beranak, kecelakaan dan hilang  maka akan mendapatkan asuransi Rp10 juta per ekor, sementara kelompok tani hanya membayar asuransi sebesar Rp40.000/tahun/ekor, ” ajaknya.

Kata dia, sebenarnya biaya asuransi itu dalam satu tahun sebesar Rp200.000/ekor,  namun karena mendapatkan subsidi dari pemerintah sebesar Rp160 ribu, maka para peternak cukup membayar Rp40 ribu/ekor  selama satu tahun. 

“Ini jelas murah sekali dan membantu peternak, jadi kita berharap agar peternak segera mendaftarkan ternaknya untuk mendapatkan asuransi dari PT. Jasindo,” tutupnya. (lus/mlo)



Pos terkait