Puskesmas Banjit Sosialisasikan Gerakan 3M di Kampung Bonglai

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemkab Waykanan terus berupaya melakukan berbagai cara untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di kabupaten setempat, salah satunya melalui pengeras suara masjid yang disampaikan oleh para pengurus Masjid maupun aparatur Pemerintah.

Kecamatan Banjit juga menggelar gotong royong Jumat Bersih sekaligus melakukan Sosialisasi Gerakan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak), Kepala Puskesmas Banjit I Wayan Bud, S.Kep.M.Kes. yang didampingi oleh dr. Putu Gde Anom, M.Kes. memimpin langsung sosialisasi si membiasakan 3M di Kampung Bonglai Kecamatan Banjit. 

Bacaan Lainnya

Pada sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh aparatur Kampung Bonglai tokoh masyarakat tokoh agama tokoh pemuda dan kader Posyandu tersebut, dr. Putu menekankan perlunya kesadaran masyarakat akan penegakan disiplin protokoler kesehatan atau memakai masker menjaga jarak dan mencuci tangan, demi keselamatan dan kebaikan masyarakat itu sendiri. 

“Kami rasa masyarakat juga sudah mengetahui dari berbagai berita di medsos tentang semakin bertambahnya penderita Covid-19 di Waykanan. Walaupun ada juga yang sudah sembuh. Penyebarannya juga sudah semakin massif hampir terjadi di semua kecamatan, melihat hal itu tentunya kita harus semakin sadar pentingnya penerapan protokol kesehatan sebagaimana yang sudah dikatakan oleh pemerintah,” ujar dr. Putu. 

“Kalaupun nanti kita sudah melaksanakan protokol kesehatan dengan baik sesuai dengan anjuran pemerintah akan tetapi masih terpapar Covid-19 itu namanya memang sudah harus kita alami tidak perlu kita sesali melainkan secepatnya kita berobat dan mengisolasi diri dengan diawali dengan melaporkan hal itu ke aparat pemerintah khususnya tim yang bertugas dari kampung untuk disampaikan ke gugus tugas kecamatan dan Kabupaten,” tegasnya. 

Pada kesempatan yang sama Kepala Kampung Bonglai, Iwan Setiawan, menghimbau masyarakatnya untuk mentaati apa yang sudah disampaikan oleh tim Puskesmas Kecamatan Banjit dalam kehidupan sehari-hari, dengan harapan tentunya agar masyarakat mulai secara keseluruhan dapat terhindar dari Covid-19. 

“Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk melindungi warganya dan sudah menjadi kewajiban kita selaku warga untuk menaati aturan-aturan yang telah sampaikan pemerintah Waykanan dalam rangka menghindarkan kita dari Covid-19,” ujar Iwan. 

Selain itu, lanjut Iwan, ia berharap agar masyarakat nya dapat juga menerapkan 3M yang lain yakni mengubur menguras dan menutup. Untuk menghindari berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti sebagai penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang memang sangat rentan terjangkit di musim penghujan seperti ini. 

Kecamatan Banjit sendiri menjadi salah satu Kecamatan penyumbang penderita Covid-19 terbanyak di Waykanan hal itu diduga disebabkan banyak warganya yang berinteraksi dengan daerah luar Waykanan yang sudah terlebih dahulu terpapar Covid-19.(wk1/mlo)


Pos terkait