Puskesmas Pajarbulan Pantau Stunting di 26 Posyandu

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tim medis Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pajarbulan, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat melaksanakan pemantauan stunting di 26 posyandu di wilayah kerja setempat dengan tema Program Inovasi Pajarbulan Peduli Stunting.

Kepala Puskesmas (Kapus) Yeti Susanti, S.S.T, M.Kes., mengatakan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak usia di bawah dua tahun yang disebabkan kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), sehingga tinggi badan anak stunting lebih pendek dibanding anak seusianya. “Stunting menghambat pertumbuhan otak dan perkembangan fisik anak,” ujarnya.

Bacaan Lainnya



Menurut Yeti, anak yang mengalami stunting cenderung kurang cerdas disbanding anak normal, sehingga mengalami kesulitan belajar di sekolah. “Stunting tidak hanya dialami oleh keluarga tidak mampu, namun bisa juga terjadi pada keluarga mampu sekalipun di perkotaan,” jelas dia.

Terkait itu, upaya pencegahan stunting yang perlu dilakukan, yakni menerapkan pola makan seimbang, makan bergizi sesuai pedoman ‘Isi Piringku’ terutama di 1.000 HPK, utamakan makanan tinggi protein hewani, makan yang seimbang, mengandung karbohidrat, protein nabati, vitamin dan mineral.

Kemudian pola asuh yang tepat, seperti memberikan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif, makanan tambahan setelah usia 6 bulan, memberikan makanan keluarga yang seimbang pada usia 1 tahun.

Selain itu juga penerapan sanitasi yang bersih, seperti menggunakan air bersih, jamban sehat dan bersih, lingkungan rumah yang bersih hingga cuci tangan pada air mengalir.

Terusnya, tujuan pemantauan dan inovasi stunting itu untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang stunting, sekaligus menjaring penemuan balita stunting serta mencegah stunting sejak dini.

Kemudian kegiatan lainnya antara lain pengukuran panjang/tinggi badan anak menggunakan alat antropometri dan tikar stunting untuk mempermudah penjaringan stunting.

Kegiatan ini kami laksanakan di 26 posyandu wilayah kerja Puskesmas Pajarbulan dengan sasaran semua balita usia di bawah 2 tahun, singkatnya. (ius/hrs/mlo)



Pos terkait