Pustu di Pagardewa Hanya Dihuni Secarik Kertas

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Lambar Lina Marlina, S.H menyoroti Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di Kecamatan Pagardewa, yang merupakan daerah tempat ia tinggal.  

Hal itu disampaikan dalam pandangan umum Fraksi Demokrat terhadap laporan pertanggungjawaban (LPj) kepala daerah atas pelaksanaan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Lambar tahun 2019 di Ruang Sidang Maghasana DPRD, Kamis, (9/7).

Bacaan Lainnya



Menurut dia, dibangunnya pustu untuk membantu masyarakat dalam pelayanan dasar kesehatan dan memperpendek akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kami menemukan di lapangan salah satu Pustu yang pintunya terbuka dan di dalamnya hanya dihuni oleh secarik kertas dengan mencantumkan nomor HP dan tulisan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan sedang melakukan survey Covid-19. Kami mencoba menghubungi yang bersangkutan melalui nomor HP yang ada tapi tidak diangkat,” ungkap Lina. 

Lanjut dia, menurut warga sekitar mantri yang jaga Pustu tiap hari datang pukul 08.00 WIB buka Pustu kemudian pergi dan pukul 15.00 WIB sore datang menutup Pustu.  

“Ketika masyarakat datang berobat mereka diterima oleh secarik kertas bertuliskan HP. Jadi sejauh mana pengawasan Puskesmas dan Pustu Pustu oleh OPD terkait. Apa langkah dan sikap OPD terkait oknum-oknum tersebut?” tegas Lina 

Pihaknya berharap minta persoalan ini ditindaklanjuti oleh OPD terkait, jangan sampai masyarakat yang ingin berobat tidak mendapatkan pelayanan yang baik karena petugasnya hanya datang pagi dan meninggalkan nomor HP, kemudian sore datang kembali hanya menutup Pustu. (lus/mlo)



Pos terkait