Rahmat Mirzani Minta Penanganan Covid-19 di Desa Harus Lebih Sigap

  • Whatsapp
Anggota DPRD Provinsi Lampung asal Partai Gerindra, Rahmat Mirzani Djausal

Medialampung.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung asal Partai Gerindra, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan terkait meningkatnya penyebaran Covid-19 hingga ke masyarakat pedesaan di Lampung akibat banyaknya pendatang dari luar kota, terutama dari Jakarta.

“Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta menyebabkan banyak pekerja yang berasal dari desa-desa pulang kampung, bukan diam di rumah tapi malah terjadi gigrasi ke daerah asal mereka,” kata Mirzani saat diwawancarai di Lingkungan Kantor DPRD Lampung, Selasa (22/9).

Bacaan Lainnya



Lanjutnya, mayoritas pekerja tersebut berasal dari daerah bukan perkotaan begitu masuk ke daerah ke kabupaten. Menanggapi hal tersebut harus ada koordinasi yang jelas.

Jika DKI akan melakukan  PSBB harus koordinasi dengan provinsi provinsi lainnya agar melakukan persiapan pencegahan.

“Untuk sekarang kita kesulitan jika PSBB di Jakarta, seperti kita ingin menutup pelabuhan tetapi itu bukan wewenang Pemerintah Provinsi. Jadi suatu daerah untuk menangani Covid-19 jangan hanya berjalan sendiri sesuai kepentingan daerah nya, harus memikirkan kepentingan daerah secara umum,” tambah Rahmat Mirzani juga sebagai Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung tersebut.

Untuk saat ini garda terdepan penanganan covid, yaitu pemerintah desa dan bagaimana pemerintah Provinsi dan Kabupaten mensuport seperti mensosialisasikan supaya bisa mendisiplinkan masyarakatnya, kemudian mensuport dengan memberikan alat alat pelindung diri (APD) dan masker kepada masyarakat desa.

“Harapannya dalam penanganan Covid-19 anggarannya harus diperbesar lagi yang sebelumnya fokus ke perkotaan saat ini kita ke pedesaan. Di PSBB pertama yang diperkuat yaitu rumah sakit di perkotaan untuk saat ini yang terjangkit paling banyak di desa desa jadi harus sigap, Harapannya sekarang setiap desa-desa yang ada di 15 kabupaten/kota ada ruang isolasi seperti balai desa guna mencegah penyebaran Covid-19,” tutupnya.(ded/mlo)



Pos terkait