Rakor TKPK, Bangun Sinergi Entaskan Kemiskinan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemkab Lampung Barat menggelar rapat koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) yang digelar di Aula Pekuon Bappeda Lambar, Selasa (2/8) yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Hi. Mad Hasnurin, dengan narasumber Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir. Okmal, M.Si., Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Raswan, S.H., dengan peserta para Kepala OPD, Pendamping PKH dan perwakilan dari OPD.

Dalam sambutannya, Mad Hasnurin mengungkapkan, rapat koordinasi seperti ini sangat penting untuk dilakukan agar secara bersama-sama kita dapat membahas pelaksanaan berbagai program pembangunan, secara khusus masalah penanggulangan kemiskinan di Lambar.

Bacaan Lainnya



“Melalui rapat koordinasi ini diharapkan dapat meningkatkan fokus program-program yang ditujukan kepada masyarakat miskin agar lebih efektif dan effisien, dengan demikian kelompok masyarakat yang seluruhnya tidak terjangkau dan mampu mengakses kegiatan produktif yang bersifat formal, dan kelompok masyarakat yang masih berada di bawah kemiskinan dapat lebih terperhatikan dan terbantu, sehingga kegiatan pembangunan dapat juga mereka rasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Lanjut Hasnurin, agar upaya pengentasan kemiskinan berjalan secara sinergis dan berkelanjutan harus dilakukan melalui dua sisi secara terpadu yaitu dari sisi penghidupan masyarakat miskin maupun sisi produksinya.

dari sisi penghidupan, terutama bagi masyarakat yang miskin kronis atau sulit keluar dari kemiskinan, diperlukan upaya

langsung membantu mereka untuk hidup layak, baik dari sisi pendapatan maupun akses terhadap berbagai pelayanan dasar, intervensi untuk pengembangan kualitas sdm keluarga miskin juga sangat diperlukan agar dapat memutus rantai kemiskinan yang biasanya diturunkan secara antar generasi pada keluarga miskin tersebut.

“Dari sisi produksi, diupayakan agar kelompok pendapatan rendah dapat berpartisipasi dalam kegiatan produktif. untuk itu, berbagai program peningkatan keterampilan, dan penyediaan seperti modal, infrastruktur dasar, dan fasilitas untuk mendukung perkembangan usaha mereka yang masih berskala mikro, dengan demikian mereka secara lambat laun akan dapat meningkatkan skala usahanya dan bermitra dengan pelaku usaha lainnya, sehingga mampu keluar dari garis kemiskinan,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Hasnurin, penyediaan program dan layanan pembangunan diupayakan adanya sinergi antara perencanaan dan penganggaran agar berpihak pada masyarakat miskin, atau penanggulangan kemiskinan. Oleh sebab itu program penanggulangan kemiskinan sangat penting untuk benar-benar diterima dan dinikmati oleh masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan. ketepatan targeting dimasing-masing program atau keselarasan targeting antar berbagai program sangat penting untuk diarahkan kepada sasaran yang miskin dan wilayah miskin.

“Kebijakan penanggulangan kemiskinan merupakan sebagai gerakan bersama tentunya tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah saja tetapi juga memerlukan keterlibatan semua pihak selaku pemangku kepentingan, dukungan dan kerjasama ini perlu di tingkatkan dan digerakan bersama pemerintah, dunia usaha, perbankan, lembaga swadaya masyakat (LSM) dan masyarakat,” kata dia.

Ia berharap, melalui pertemuan tersebut dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas program-program penanggulangan kemiskinan dan harmonisasi program, dengan harapan tingkat kemiskinan dapat diturunkan sesuai dengan amanat pembangunan nasional. (nop/mlo)



Pos terkait