Rapid Test Massal, 5 Orang Reaktif di Talang Padang

  • Whatsapp
Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani meninjau pelaksanaan Rapid test di Pasar Talangpadang, Senin (8/6). - Foto Rnn/mlo

Radarlampung.co.id – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanggamus kembali mengadakan Rapid test massal, kali ini sasaran kegiatan dipusatkan di Pasar Talangpadang, Senin (8/6).

Kegiatan tersebut dipantau langsung Ketua Tim Gugus Tugas yang juga Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani.

Bacaan Lainnya



Selain bupati hadir pula Wakil Bupati Hi. A. M. Syafii, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Arman Aris Sallo, Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya dan Kepala Kejari Tanggamus David P. Duarsa.

Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani mengatakan,  untuk pelaksanaan Rapid test di wilayah Talangpadang terdaftar 140 orang, hanya saja tidak semua yang daftar dilakukan Rapid test melainkan mereka yang mengalami gejala seperti sesak nafas, demam dan batuk, serta orang lanjut usia dan memiliki riwayat perjalanan dari daerah terkonfirmasi Covid-19.

“Sasaran Rapid test adalah mereka yang beraktivitas di pasar baik itu pedagang maupun pengunjung pasar. Kegiatan Rapid tes massal ini adalah upaya Pemkab dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tanggamus,” kata bupati.

Dilanjutkan bupati bahwa hingga pukul 10.00 WIB sudah tiga orang yang hasil rapidnya reaktif sehingga langsung dilakukan pengambilan sampel Swab oleh petugas medis.

“Saya memandang bahwa ini harus disampaikan apa adanya, justru informasi yang terkait kasus ini tidak boleh ditutup-tutupi sehingga ini menjadi kewaspadaan baik dari kami maupun seluruh masyarakat,ingat Covid-19 jangan disepelekan, harapannya yang Rapid test reaktif begitulah dilakukan Swab hasilnya negatif,” pungkas Dewi.

Terpisah, kepala dinas kesehatan kabupaten Tanggamus, Taufik Hidayat ketika dikonfirmasi Medialampung.co.id sekitar Pukul 12.13 WIB menambahkan, hingga siang itu berdasarkan hasil Rapid test ada penambahan 2 orang yang reaktif.

Dengan demikian maka, total jumlah yang reaktif sebanyak 5 orang dari 108 orang yang di rapid test. Kelima orang tersebut telah langsung di swab guna pemeriksaan selanjutnya, terang Taufik Hidayat. (ehl/ral/mlo)



Pos terkait