Rapid Test Massal, Sejumlah Anggota Polres Lambar Reaktif

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id –  Polres Lampung Barat melakukan pemeriksaan kesehatan berkala bagi anggotanya sekaligus melakukan rapid test massal dalam rangka mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG pada Senin (26/10).  Hasilnya  sejumlah anggota  dinyatakan Reaktif, dan langsung ditindaklanjuti dengan dilakukan Swab.

Kapolres Lambar AKBP Rachmat Tri Haryadi, SIK, M,H., saat dikonfirmasi mengungkapkan, membenarkan bahwa adanya sejumlah anggota Polres Lambar yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test. Rapid test tersebut menurutnya, dilakukan dalam upaya berjaga-jaga memastikan bahwa anggota Polres Lambar aman dari penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). 

Bacaan Lainnya


”Iya, ada 50 orang anggota Polres yang dilakukan  rapid test, ada beberapa yang reaktif dan langsung kami minta untuk melakukan isolasi mandiri  sembari menunggu hasil Swab keluar, karena sewaktu reaktif (hasil rapid test *red)  mereka langsung di Swab,” ungkap  polisi dengan dua melati di pundaknya tersebut.

Dijelaskan, rapid test massal tersebut untuk sementara ini dikhususkan bagi seluruh anggota yang berdinas di Polres setempat. Namun karena masih terkendala alat rapid test, maka pelaksanaanya dilakukan  bertahap.

”Untuk hari ini 50 orang, dan mungkin besok kalau alat rapid test-nya sudah ada, maka akan dilanjutkan lagi, namun yang jelas rapid test ini bukan satu-satunya agenda, karena memang petunjuk dari Polda bahwa harus dilakukan pengecekan kesehatan berkala, berupa pemeriksaan kolesterol, asam urat, tensi darah, dan lainnya sehingga sekalian test covid-19 untuk berjaga-jaga,” ujarnya.

Sementara itu Surveilans UPT Puskesmas Rawat Inap Liwa Eko Sutanto mengungkapkan, bahwa reaktif pada hasil rapid test belum memastikan bahwa terpapar Covid-19. Mengingat rapid test atau tes serologis adalah pemeriksaan yang dilakukan dengan mengambil sampel darah dari ujung jari.

Setelah itu, sampel darah akan diteteskan ke alat rapid test untuk mengetahui apakah darah mengandung antibodi yang menandakan orang tersebut sedang atau pernah mengalami infeksi suatu virus atau tidak.

”Untuk memastikannya maka  dilakukan Swab dan sampel yang kami ambil langsung kami kirim, selanjutnya untuk rapid test lanjutan akan kami  lakukan besok,” ujar Eko, namun sayangnya ia enggan memberikan keterangan terkait dengan jumlah anggota  Polres Lambar yang reaktif, dengan alasan laporan disampaikan langsung ke Polres dan juag Dinkes.  (nop/mlo)




Pos terkait