Rasio Desa Berlistrik di Lambar Capai 98,53 Persen

  • Whatsapp
Kasubbag SDA, Energi dan Air Bagian SDA Setdakab Lambar Hendra Kurniawan, SE., ME

Medialampung.co.id – Jumlah pekon/kelurahan di Kabupaten Lambar yang teraliri listrik sudah mencapai 134 pekon dan kelurahan.

“Jadi dari 131 pekon plus lima kelurahan di Kabupaten Lambar sesuai dengan data PT. PLN yang belum teraliri listrik tinggal dua pekon,” ujar Kasubbag SDA, Energi dan Air Hendra Kurniawan mendampingi Kabag Sumberdaya Alam (SDA) Setdakab Lambar Sri Wiyatmi, Kamis (24/6).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, menurut pihak PT. PLN (Persero) bahwa pekon/desa yang belum teraliri listrik adalah Pekon Sidorejo dan Pekon Roworejo Kecamatan Suoh sedangkan untuk pekon lainnya oleh PT. PLN dianggap sudah terpenuhi dari listrik PLN dan non PLN. “Sehingga data tahun 2020, Rasio Desa Berlistrik (RD) yang terlayani listrik di Kabupaten Lambar 98,53 %,” kata dia

Lebih jauh dia mengatakan, kemudian untuk rasio elektrifikasi (SE), berdasarkan daya PLN, RE Lampung Barat sejumlah 79,73 %. Salah satu penyebab masih rendahnya RE di Kabupaten Lambar karena formula perhitungan RE hanya berdasarkan jaringan yang dimiliki oleh PLN tanpa mempertimbangkan jaringan listrik non-PLN (Off Grid). 

“Hal ini menyebabkan walaupun RD Lampung Barat sudah tinggi yaitu 98,53 % namun RE masih rendah yaitu 79,73 %. Oleh karena itu Kabupaten Lambar masuk daerah prioritas (zona merah) oleh PLN,” kata dia.

Terkait soal listrik di Kabupaten Lambar, Pemkab Lambar melalui Bagian SDA telah mengirimkan surat kepada Manager PT. PLN (Persero) perihal permintaan data dan permohonan pembangunan jaringan listrik. 

“Mudah-mudahan kedepan, seluruh pekon di Kabupaten Lambar telah teraliri listrik PLN,” pungkas dia. (lusiana)


Pos terkait