Rata-Rata Sekolah di Lamteng Sudah Terapkan KBM Tatap Muka

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka untuk siswa SD dan SMP di Lampung Tengah sudah berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Meski demikian, ada sekolah yang belum menerapkan KBM tatap muka.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lamteng Nur Rohman menyatakan rata-rata sekolah sudah melakukan KBM tatap muka. 

Bacaan Lainnya



“Rata-rata sekolah sudah melakukan KBM tatap muka. KBM tatap muka juga dengan prosedur ketat melaksanakan protokol kesehatan,” katanya.

Meski demikian, kata Nur Rohman, masih ada sekolah yang belum melaksanakan KBM tatap muka.

“KBM tatap muka ini kan sifatnya tidak dipaksakan. Ya, masih ada sekolah yang belum melaksanakan KBM tatap muka. Saya mendapat laporan seperti di GGF, Gunung Madu Plantations, dan Gula Putih Mataram (Sugar Group). Ini nggak masalah. Jelasnya sudah diizinkan untuk KBM tatap muka dengan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka untuk siswa SD dan SMP di Lampung Tengah sebagian sudah dilaksanakan sesuai petunjuk pelaksanaan, Selasa (18/8). Ini sesuai kebijakan yang diberikan pemerintah pusat dan kabupaten.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lamteng Nur Rohman menyatakan kebijakan KBM tatap muka bukan paksaan, tapi pilihan. 

“Kebijakan KBM tatap muka sudah diterapkan. Sifatnya bukan paksaan, tapi pilihan. Kesehatan siswa menjadi hal yang utama,” katanya.

Jika ada orang tua wali murid tak menghendaki anaknya masuk sekolah atau KBM tatap muka, kata Nur Rohman, tetap dilayani dengan pembelajaran daring atau ditunjuk titik kumpul yang sudah ditentukan.

“Kalau orang tua wali murid tidak menghendaki anaknya masuk sekolah, tetap bisa dilayani pembelajaran daring atau ada disepakati titik kumpul untuk belajar,” ujarnya.

Karena itu, kata Nur Rohman, dalam surat yang sudah disampaikan ke satuan pendidikan disebutkan bahwa satuan pendidik untuk melakukan musyawarah bersama orang tua wali murid terkait kebijakan tatap muka. 

“Makanya, kita anjurkan musyawarah terlebih dahulu dengan wali murid sebelum memulai KBM tatap muka. Keputusannya diambil secara bersama, apakah mau tatap muka atau tidak? Semua diserahkan dalam musyawarah,” ungkapnya. (sya/mlo)



Pos terkait