Ratusan Warga Ikuti Rapid Test Massal di Bandarlampung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ratusan warga tampak antusias mengikuti rapid test massal yang dilaksanakan di Pasar Way Perumnas Halim, Bandar Lampung, Kamis (13/8).

Berdasarkan pantauan Medialampung.co.id, petugas dengan mengenakan pakaian alat pelindung diri (APD) lengkap melakukan pemeriksaan satu persatu di posko yang telah disediakan.

Bacaan Lainnya



Kepala Puskesmas Segala Mider, drg. Lidwina Idona mengatakan, pelaksanaan Rapid Test bertujuan untuk memeriksa ketahanan tubuh masing-masing dari masyarakat. 

“Sehingga kita bisa mengetahui apakah kondisinya fit atau tidak saat ini setelah dilakukan pengecekan kesehatannya. Pemeriksaan rapid ini bukan pemeriksaan yang mengarah kepada Covid-19, tapi hanya untuk mengetahui imun masyarakat yang sedang beraktivitas di pasar ini,” paparnya.

Sebelum melakukan Rapid Test petugas juga melakukan cek kronologi skrining dengan wawancara melalui pertanyaan yang sudah disiapkan dalam lembaran form.

“Termasuk kita mintai nomor handphonenya, hasilnya nanti kita juga akan sampaikan kepada masyarakat,” tuturnya

Lidwina menjelaskan, jika nanti hasilnya non reaktif, itu berarti daya tahan tubuh sedang dalam kondisi bagus.

“Akan tetapi kalau hasilnya nanti reaktif berarti saat itu kondisi daya tahan tubuhnya lagi terganggu, mungkin ada virus misal virus flu atau virus apapun tapi belum mengarah ke Covid-19,” ucapnya

“Kita akan minta masyarakat tersebut untuk isolasi istirahat dulu selama 10 hari atau seminggu  jika ditemukan reaktif, selanjutnya kita akan melakukan pemeriksaan ulang untuk rapid kedua kali,” paparnya 

Untuk saat ini di posko Pasar Perumnas Way Halim ada empat puskesmas yang bergabung dalam kegiatan Rapid Test yaitu Puskesmas Way Halim 1, Puskesmas Way Halim 2, Puskesmas Way Kandis dan Puskesmas Segala Mider.

“Kita menargetkan 100 orang tapi ini lebih dan hasilnya sudah bisa diketahui sekitar 10-15 menit hasil bisa langsung kelihatan.’katanya

Nantinya hasil tersebut diumumkan langsung ke pribadi masing-masing dan apabila di antara mereka yang hasil pemeriksaannya non reaktif dan mempunyai keperluan keluar daerah akan disiapkan surat keterangan sehat.

“Namun jika hasilnya reaktif mereka kita suruh untuk istirahat dulu. untuk diperiksa ulang kembali selama seminggu atau 10 hari,” tandasnya.(*/mlo)



Pos terkait