Realisasi Anggaran Program Pamsimas Capai Rp2,038 Miliar 

  • Whatsapp
Kepala Bappeda Lambar Ir. Okmal, M.Si

Medialampung.co.id – Dari jumlah anggaran program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahun ini untuk desa reguler APBN dan hibah insentif daerah (HID) di Kabupaten Lambar sebesar Rp5,611 miliar lebih dan telah terealisasi sebesar Rp2,038 miliar lebih.

“Berdasarkan data hingga minggu kedua September 2020 untuk progres keuangan desa reguler APBN telah terealisasi sekitar 35,33 % sedangkan realisasi keuangan dari HID sebesar 39,43 %,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir. Okmal, M.Si, Senin (2/11).

Bacaan Lainnya


Ia menjelaskan, berdasarkan data hingga minggu kedua September untuk realisasi keuangan desa reguler APBN untuk 12 pekon yaitu rinciannya Pekon Bedudu Kecamatan Belalau dari anggaran Rp357 juta lebih telah terealisasi Rp110 juta lebih (30,97 %), Pekon Serungkuk Kecamatan Belalau anggaran Rp339 juta lebih baru terealisasi Rp105 juta lebih (30,98 %), Pekon Margajaya Kecamatan Pagardewa dari anggaran Rp354 juta lebih baru terealisasi Rp112 juta lebih (31,77 %), Pekon Pagardewa Kecamatan Pagardewa dari anggaran Rp356 juta lebih baru terealisasi Rp146 juta lebih (41,08 %).

Kemudian, Pekon Atarbawang Kecamatan Batuketulis anggaran Rp346 juta telah terealisasi Rp129 juta lebih (37,48 %), Pekon Basungan Kecamatan Pagardewa anggaran Rp350 juta baru terealisasi Rp188 juta lebih (53,75 %), Pekon Bumiagung Kecamatan Belalau anggaran Rp397 juta lebih baru terealisasi Rp134 juta lebih (33,74 %), Pekon Luas Kecamatan Batuketulis anggaran Rp338 juta lebih telah terealisasi Rp111 juta lebih (32,98 %), Pekon Turgak Kecamatan Belalau dari anggaran Rp352 juta lebih baru terealisasi Rp120 juta (34,05 %), Pekon Ciptamulya Kecamatan Kebuntebu anggaran Rp351 juta lebih baru terealisasi Rp113 juta lebih (32,17 %), Pekon Muarajaya II Kecamatan Kebuntebu dari biaya Rp350 juta lebih baru terealisasi Rp117 juta lebih (33,45 %), serta Pekon Tugu Mulya Kecamatan Kebuntebu dari anggaran Rp352 juta lebih baru terealisasi Rp111 juta lebih (31,67 %).

Sedangkan Pamsimas bersumber dari HID untuk lima pekon masing-masing yaitu Pekon Semarangjaya Kecamatan Airhitam dari anggaran Rp306 juta lebih baru terealisasi Rp177 juta lebih (57,88 %), Pekon Sidodadi Kecamatan Pagardewa dari anggaran Rp306 juta lebih baru terealisasi Rp114 juta lebih (37,54 %), Pekon Sukadamai Kecamatan Airhitam dari anggaran Rp262 juta lebih baru terealisasi Rp87 juta lebih (33,41 %), Pekon Argo Mulyo Kecamatan Batuketulis dari anggaran Rp245 juta lebih baru terealisasi Rp81 juta lebih (33,37 %), serta Pekon Ujungrembun Kecamatan Lumbokseminung dari anggaran Rp246 juta lebih baru terealisasi Rp76 juta lebih (31,22 %)  

Lebih jauh Okmal menjelaskan, sementara untuk progres fisik, Pamsimas dari reguler APBN untuk 12 pekon rata-rata progres fisiknya telah mencapai 30,35 %-40,08 %. Sedangkan lima pekon yang bersumber dari HID realisasi fisiknya masih 30,20 %-57,88 %. 

“Kalau program Pamsimas bersumber dari APBD dipangkas karena ada pengurangan anggaran dampak adanya wabah Covid-19 jadi tidak ada untuk tahun ini,” tandasnya. (lus/mlo)




Pos terkait