Realisasi BTT di Lambar Tembus Rp23,639 Miliar 

  • Whatsapp
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Lambar Drs. Daman Nasir, M.P

Medialampung.co.id – Realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) di Kabupaten Lambar hingga Rabu (25/11) sebesar Rp23,639 miliar lebih dari target Rp27,052 miliar lebih.

“Pemerintah daerah menyiapkan belanja tidak terduga sebesar Rp27,052 miliar lebih namun hingga kini telah terealisasi sebesar Rp23,639 miliar lebih. Itu artinya masih ada sisa Rp3,412 miliar lebih di kas daerah,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Drs. Daman Nasir, M.P, Kamis (26/11).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, untuk dana belanja tidak terduga yang dianggarkan pemerintah daerah tidak harus habis semuanya namun disesuaikan dengan kebutuhan.

“Jadi tidak mesti dalam satu tahun anggaran belanja tak terduga harus habis namun disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Sepanjang ada usulan yang masuk dan memenuhi syarat maka kita siap untuk memproses guna dilakukan pencairan,” kata dia.

Daman memaparkan, realisasi BTT sebesar Rp23,3 miliar lebih itu, digunakan untuk  bencana alam antara lain perbaikan badan dan bahu jalan serta pemasangan bronjong di Pekon Atarkuwau Kecamatan Batuketulis, perbaikan bahu dan badan jalan di lingkungan lingkar Simpang Serdang Kecamatan Balikbukit, perbaikan gorong gorong di Pekon Mekarjaya Kecamatan Gedungsurian, perbaikan satu unit jembatan di Pekon Puramekar Kecamatan Gedungsurian, pembuatan turap di Kecamatan Pagardewa. 

Sedangkan  untuk pencegahan dan penanganan Covid-19, antara lain penanganan PMKS kelompok tuna sosial dan lansia (Dinas Sosial), bantuan pangan untuk masyarakat kurang mampu, bantuan dan penanganan kejadian bencana  (BPBD).

Kemudian, peningkatan kesiapsiagaan penanganan virus (RSUD Alimuddin Umar), peningkatan Surveilans Epidemiologi (Dinas Kesehatan), nutrisi ibu hamil dan balita (Dinas Kesehatan). 

“Selain itu, ada penambahan belanja kesiapsiagaan penanganan Covid-19 pada Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar dan pengawasan dan penertiban protokol kesehatan pencegahan Covid-19 serta persiapan dalam rangka new normal pada Satpol PP,” pungkas dia. (lus/mlo)




Pos terkait