Realisasi PAD Lambar Mencapai Rp44,772 Miliar

  • Whatsapp
Kepala BPKD Lambar Drs. Daman Nasir, M.P

Medialampung.co.id –  Realisasi target pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Lambar hingga September 2019 sebesar 70,08 persen atau Rp44,772 miliar lebih dari target yang ditetapkan Rp58,155 miliar lebih.

“Per September, realisasi PAD di Kabupaten Lampung Barat telah terealisasi Rp44,772 miliar. Itu artinya masih ada kekurangan sekitar Rp19,155 miliar lagi dan kita optimis sebelum akhir tahun 2019 telah terealisasi 100 persen,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Drs. Daman Nasir, M.P, kemarin.

Bacaan Lainnya



Dipaparkannya, sumber-sumber PAD tersebut, berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolahan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.

Untuk realisasi PAD sebesar Rp44,772 miliar itu, rinciannya  pajak daerah target Rp10,806 miliar lebih baru terealisasi Rp9,894 miliar lebih atau 80,14 persen, hasil retribusi daerah dari target Rp2,153 miliar lebih baru terealisasi Rp1,283 miliar lebih atau 57,34 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dari target Rp3,4 miliar lebih telah terealisasi Rp4,431 miliar lebih atau 129,98 persen sedangkan lain-lain PAD yang sah dari target Rp41 miliar lebih baru terealisasi Rp29,206 miliar lebih  atau 65,01 persen.

“Khusus untuk hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan itu telah over target. Sedangkan untuk pajak daerah, retribusi daerah dan lain-lain PAD yang sah belum terealisasi namun ini-kan masih ada waktu tiga bulan lagi sehinga diharapkan akan terealisasi sesuai dengan target yang ditetapkan,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Daman, telah memasuki triwulan IV sehingga pihaknya mengimbau kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang dibebankan PAD untuk lebih mengoptimalkan lagi dalam pengelolaannya.

“Bagi OPD pengelola PAD, kita berharap terus berupaya agar target PAD yang telah ditetapkan sebelum akhir tahun telah terealisasi 100 persen, seperti halnya tahun-tahun sebelumnya,” tutup Daman.(lus/mlo)



Pos terkait