Realisasi PBB-P2 di Lambar Tembus Rp4,146 Miliar

  • Whatsapp
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Drs. Daman Nasir, M.P

Medialampung.co.id – Dari target pendapatan asli daerah (PAD) dari Pajak Bumi dan Bangunan sektor Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp4,321 miliar lebih telah terealisasi sebesar Rp4,146 miliar lebih.

“Per hari ini realisasi PBB-P2 di Lampung Barat tembus Rp4,146 miliar lebih atau 95,93%. Dari 15 kecamatan, tinggal dua kecamatan lagi yang belum melunasi PBB-P2 yaitu Kecamatan Suoh dan Kecamatan Bandarnegeri Suoh,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Drs. Daman Nasir, M.P, Kamis (17/12).

Bacaan Lainnya


Daman memaparkan, target PBB-P2 sebesar Rp4,321 tersebut rinciannya Kecamatan Batuketulis Rp431 juta lebih (100%), Kecamatan Pagardewa Rp366 juta lebih (100%), Kecamatan Sukau Rp216 juta lebih (100%), Kecamatan Kebuntebu Rp208 juta lebih (100%), Kecamatan Waytenong Rp327 juta lebih (100%), Kecamatan Balikbukit Rp517 juta lebih (100%), Kecamatan Gedungsurian Rp236 juta lebih (100%), serta Kecamatan Sekincau Rp174 juta lebih (100%).

Lalu Kecamatan Airhitam Rp173 juta lebih (100%), Kecamatan Batubrak Rp174 juta lebih (100%), Kecamatan Sumberjaya target Rp289 juta (100%), Kecamatan Lumbokseminung Rp128 juta lebih (100%), Kecamatan Belalau Rp140 juta lebih (100%). Kemudian, PLTA Rp79 juta lebih (100%), PLN Rp3 juta lebih (100%) dan Lampung Hydro Energy Rp1,5 juta lebih (100%).

Sedangkan  Kecamatan Bandarnegeri Suoh ditarget Rp547 juta lebih  namun baru terealisasi Rp459 juta lebih (83,94%), Kecamatan Suoh target Rp298 juta lebih namun baru terealisasi Rp237 juta lebih (79,76%) serta menara target Rp195 juta lebih baru terealisasi Rp167 juta lebih (85,84%).

“Jadi yang belum lunas PBB itu Kecamatan Suoh, Kecamatan Bandarnegeri Suoh dan menara. Kita berharap agar kecamatan dan pihak perusahaan telekomunikasi tersebut segera melunasi PBB-P2 sebelum tahun anggaran 2020 berakhir, dan rencananya pekan depan kita akan menggelar rapat koordinasi (rakor) PBB dan PAD,” tutupnya (lus/mlo)


Pos terkait