Realisasi Penyaluran KUR Capai 23,554 Miliar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id — Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mencatat selama Januari hingga 31 Juni 2020, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sudah mencapai Rp23.554.000.000,- dari target Rp66.480.000.000,- dengan jumlah 941 debitur Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pelaku usaha lainnya di Kabupaten setempat.

Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Pesbar, Ariswandi, S.Sos, M.P., mengatakan bahwa realisasi penyaluran KUR ditahun 2020 itu terhitung sejak Januari-Juni 2020, sedangkan untuk realisasi Juli-Agustus 2020 hingga kini belum mendapat data terbaru dari pihak bank penyalur KUR.

Bacaan Lainnya



“Untuk di Kabupaten Pesbar ini ada lima bank penyalur KUR dengan besaran target KUR yang disalurkan setiap bank itu tidak sama,” katanya, Selasa (11/8).

Seperti, kata dia, target penyaluran KUR hingga Juni 2020 di Kabupaten Pesbar yang sudah mencapai Rp23.554.000.000,- dari target Rp66.480.000.000,- itu dengan rincian BRI Pasar Minggu dari target KUR sebesar Rp13.091.000.000,- terealisasi Rp7.007.000.000,- dengan jumlah 489 debitur dan masih tersisa sebesar Rp6.084.000.000,-.

Kemudian, BNI KCP Krui dari target Rp1.989.000.000,- baru terealisasi Rp150.000.000,- hanya ada satu debitur dan masih sisa Rp1.839.000.000,-. Selain itu, untuk BPD Lampung Krui dari target Rp3.000.000.000,- baru terealisasi Rp795.000.000,- dengan jumlah 14 debitur. Selanjutnya, BRI Unit Krui dari target Rp10.000.0000.000,- terealisasi Rp7.042.000.000,- dengan jumlah 394 debitur dan masih tersisa Rp2.958.000.000,-.

“Terakhir yakni BRI Cabang Liwa dari target sebesar Rp38.400.000.000,- terealisasi Rp8.560.000.000,- dengan jumlah 43 debitur dan masih sisa Rp29.840.000.000,-,” jelasnya.

Dijelaskannya, dengan masih rendahnya penyaluran KUR tersebut tentu dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti saat ini dengan adanya pandemi covid-19 jelas sangat berpengaruh bagi para pelaku usaha maupun UMKM untuk mendongkrak kembali perekonomian yang ada, baik pelaku UMKM pada sektor pariwisata, transportasi, perhotelan, perdagangan, pengolahan pertanian maupun pelaku usaha di sektor lainnya.

“Meski begitu mudah-mudahan penyaluran KUR di Kabupaten Pesbar ini tercapai target. Mengingat UMKM dan pelaku usaha juga diharapkan mampu menjadi penopang perekonomian dalam mempercepat pemulihan ekonomi khususnya di Kabupaten Pesbar ini,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait