Rembug Stunting, Akmal Ajak Semua Kerjasama Turunkan Angka Stunting 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Camat Belalau Kabupaten Lampung Barat Drs Akmal Hakim membuka kegiatan rembug stunting yang dilaksanakan di Pekon Bumiagung dan Pekon Turgak, Rabu (27/10).

Dalam kegiatan itu, Akmal Hakim menyampaikan bahwa rembug stunting merupakan bagian dari proses untuk menentukan langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan untuk menekan angka penderita stunting di masing-masing pekon.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini penting sehingga harus dilaksanakan untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan pencegahan dan penurunan stunting yang dilakukan secara bersama-sama stakeholder baik itu pemerintah maupun lembaga non-pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ada beberapa faktor penyebab stunting diantaranya yakni rendahnya asupan gizi dan status kesehatan, akses terhadap pangan bergizi, praktik pemberian makanan pada bayi dan anak, akses terhadap pelayanan kesehatan dalam akses terhadap kesehatan lingkungan seperti tersedianya air bersih dan sanitasi.

“Jadi  melalui rembug stunting ini besar harapan kita untuk dapat meningkatkan kepedulian dan peran masyarakat dalam membantu masalah gizi wanita hamil dan menyusui, karena yang kita pahami bahwa masalah stunting berkaitan dengan kondisi kesehatan dan kecerdasan anak nantinya,” tegas akmal.

Sehingga, terusnya, penanganan stunting ini  bukan program daerah saja melainkan kini menjadi masalah nasional, karena itu pemerintah mulai dari level pekon harus mendukung upaya pencegahan dan penanganan dengan mengoptimalkan anggaran dana desa.

“Kegiatan rembug stunting ini akan dilaksanakan di seluruh pekon dan hasil pembahasan atau program penanganan dan pencegahan akan menjadi salah satu prioritas pada program APBP tahun 2022 mendatang,” tutupnya. 

Sementara itu, Peratin Bumiagung Marwan pihaknya siap mendukung penuh upaya pencegahan dan penanganan dengan mengoptimalkan anggaran dana desa sesuai amanat pemerintah pusat.

”Pencegahan dan penanganan Stunting memang sudah menjadi salah satu prioritas dana desa sejak beberapa tahun terakhir, dan rembug bagian dari penguatan program dan tentunya kami siap melaksanakan upaya pencegahan dan penanganan,” tandasnya.(edi/mlo)

Pos terkait