Reses, Sugeng Serap Aspirasi Soal Keamanan dan Infrastruktur

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat asal Daerah pemilihan (Dapil) V (Suoh dan Bandarnegeri Suoh)  Sugeng Hari Kinaryo Adi  sejak beberapa hari terakhir melaksanakan masa tak bersidang (reses), dengan turun ke bawah dalam rangka menemui konstituen untuk menyerap aspirasi. 

Hasilnya, mulai dari permasalahan keamanan hingga soal infrastruktur menjadi aspirasi yang banyak diterima politisi PDI Perjuangan tersebut. Aspirasi yang diterima juga akan dituangkan dalam hasil reses untuk kemudian dibahas lebih lanjut di DPRD.

Bacaan Lainnya



Sugeng mengungkapkan, beberapa aspirasi yang diterima tersebut antara lain yakni soal keamanan di perbatasan antara Lambar dengan Tanggamus, masyarakat menyampaikan bahwa saat memasuki musim panen kopi seperti sekarang ini, sering ada oknum-oknum yang datang dari luar daerah melakukan intervensi kepada petani bahkan melakukan pemaksaan dengan berbagai dalih.

”Masyarakat menginginkan jaminan keamanan, mereka bisa hidup tenang dan bisa menikmati hasil bumi yang  mereka hasilkan, tanpa ada gangguan kamtibmas seperti yang sering terjadi saat memasuki musim panen kopi, dimana sering ada yang datang minta-minta dan memaksa,” kata dia.

Selain masalah keamanan,   saat  melakukan reses di pekon Bandaragung ia menerima  aspirasi masyarakat yang mengharapkan segera dilakukan penanggulangan  tanggul Way Haru yang jebol,  untuk meminimalisasi dampak yang lebih luas  seperti banjir dan kerusakan pada lahan pertanian warga.

”Kemudian di Pekon Bandaragung juga saya menerima aspirasi  masyarakat yang mengharapkan  dibangunnnya jalan berupa rigit beton  di sekunyir sepanjang 100 meter, mengingat tanah di lokasi tersebut labil dan rendah sehingga akan lebih efektif jika dibangun berupa rigit beton,” ujarnya.

Selanjutnya, saat reses di Pekon Sukamarga ia juga menerima aspirasi  masyarakat yang mengharapkan  jalan penghubung Sukaraja-Kalibata untuk dibangun,  dan selanjutnya  jalan sepanjang dua kilometer penghubung  Gunungratus dengan pelelangan yang menjadi akses utama masyarakat untuk segera dibangun oleh pemerintah.

”Aspirasi yang saya serap tentunya menjadi  catatan reses untuk kemudian saya bahas di tingkat komisi, untuk kemudian bersama rekan-rekan di DPRD khususnya di Dapil Suoh dan BNS memperjuangkannya,” imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait