Resmi Ditutup, Pelamar CPNS-PPKK di Lambar Tembus 6.245 Orang

  • Whatsapp
Kepala BKPSDM Lambar Drs. Ahmad Hikami

Medialampung.co.id – Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kabupaten Lambar resmi ditutup Senin (26/7)

“Pendaftaran CPNS-PPPK telah ditutup dan jumlah pendaftar di Kabupaten Lambar sebanyak 6.245 orang, dengan rincian CPNS 4.955 orang, PPKP Non Guru 293 orang dan PPPK guru 997 orang,” kata Sekretaris Panitia Seleksi CASN yang juga menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Drs. Ahmad Hikami, Selasa (27/7).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, sesuai dengan surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) No.6201/B-KS.04.01/SD/K/2021 perihal penyesuaian jadwal tahapan pelaksanaan seleksi calon ASN tahun 2021. Maka penyesuaian jadwal tahapan pelaksanaan seleksi calon ASN tahun 2021, sebagai berikut yaitu pengumuman seleksi 30 Juni-14 Juli 202, pendaftaran seleksi 30 Juni-26 Juli 2021, pengumuman hasil seleksi administrasi 2-3 Agustus 2021, masa sanggah 4 Agustus-6 Agustus 2021. Lalu jawab sanggah 4-13 Agustus 2021, serta pengumuman pasca sanggah 15 Agustus 2021. 

Lanjut dia, dengan adanya surat BKN No.6201/B-KS.04.01/SD/K/2021 maka surat Kepala BKN No.5587/BKS.04.01/SD/K/2021 dan No.5870/B-KS.04.01/SD/K/2021 dinyatakan dilakukan penyesuaian jadwal pendaftaran sampai dengan pengumuman pasca sanggah.

“Untuk tahapan pelaksanaan seleksi ASN selanjutnya (SKD, Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru, Seleksi Kompetensi PPPK Guru, dan SKB) akan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah terkait dengan Pandemi Covid-19. Jadi kita masih menunggu jadwal dari Pemerintah Pusat untuk pelaksanaan seleksinya, sementara untuk lokasi tes seleksi rencananya akan digelar di Institut Teknologi Sumatera (ITERA),” pungkas dia. 

Sekadar diketahui, Kabupaten Lambar tahun ini mendapatkan formasi CPNS dan PPPK sebanyak 1.090 itu rinciannya guru PPPK sebanyak 901 orang dan PPPK non guru khusus kesehatan 189 orang, sedangkan untuk CPNS sebanyak 177 orang terdiri dari tenaga kesehatan, dan tenaga teknis lainnya. (lus/mlo)


Pos terkait