Resmikan Tugu KUB, Juanda Naim: Jagalah Kerukunan Seperti Menjaga Nyawa Sendiri

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Lampung Hi. Juanda Naim. M.H, bersama Bupati Hi Parosil Mabsus, Kepala Kemenag Lambar Maryan Hasan, S.Ag, M.Pd.I, beserta unsur forkopimda meresmikan Tugu Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Pekon Srimenanti, Kecamatan Airhitam, Selasa (23/11).

Selain meresmikan salah satu ikon penting yang akan menjadi tanda bahwa kabupaten lambar merupakan daerah yang serius untuk menumbuhkan dan merawat kerukunan umat beragama di bumi ruwai jurai sai betik itu, rombongan juga meresmikan Gedung Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Airhitam di Pekon Gunungterang

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Ka Kanwil Kemenag Lampung Hi. Juanda Naim Menuturkan bahwa adanya tugu kerukunan umat beragama tersebut akan menjadi ikon yang penting sebagai tanda bahwa Lampung Barat merupakan daerah yang serius dalam menumbuhkan dan merawat kerukunan umat beragama. 

“Perlu kami akui bahwa belum banyak kabupaten lain yang mempunyai program-program keagamaan yang inovatif dan sinergis seperti di Lampung Barat ini,” ungkapnya.

Untuk itu, dirinya berharap agar kerukunan yang sudah tertata ini dapat dijaga dan dirawat agar menjadi legacy (warisan) bagi generasi selanjutnya. ”Karena perlu kita sadari bersama bahwa kerukunan menjadi perilaku sosial yang sangat penting terutama di negeri Pancasila ini,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Lambar Maryan Hasan turut menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pemkab Lambar yang telah memberi bantuan hibah berupa Gedung KUA Kecamatan Airhitam. 

“Semoga keberadaan gedung ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat, terutama pelayanan nikah. Terlebih, dengan adanya program kementerian agama berupa revitalisasi KUA, maka pelayanan keagamaan itu akan melingkupi seluruh umat beragama,” imbuhnya.

Disisi lain, Parosil Mabsus memberikan apresiasi khusus kepada Kepala Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung dan Kepala Kemenag yang telah membentuk kampung sadar kerukunan ini.

“Alhamdulilah hari ini Kepala Kantor Wilayah Kementerian Provinsi Lampung dan Kepala Kantor Kementerian Agama Lampung Barat sudah mewujudkan angan-angan pak bupati membentuk pekon pancasila atau kampung sadar kerukunan yang ada di Lampung Barat,” ungkapnya.

Parosil sapaan akrab Pak Cik menyebutkan menjaga kerukunan ini penting, dan bukan hanya tugas kementerian agama atau tokoh agama saja, tetapi menjaga kerukunan ini ialah tugas semua.

“Indonesia yang terbentuk dari sabang sampai merauke ini bukan dari satu agama atau suku saja, tetapi terbentuk dari kebersamaan seluruh komponen,” terangnya.

Dan perbedaan ini menjadi konsep pemikiran pendiri bangsa. Mendirikan NKRI ini membutuhkan tenaga, materi hingga air mata dan nyawa. “Tugas kita hari ini menjaga kerukunan dari perbedaan itu. Kalau ada perbedaan, mari kita melihat ke belakang terbentuknya NKRI ini,” ajaknya.

Pak Cik mengajak masyarakat tidak boleh mengintervensi agama, suku dan ras lain, tapi bagaimana kita menjaga kebersamaan dan persatuan. “Dan kalau bicara Pekon Srimenanti, di sini ada umat hindu yang memberi kontribusi nyata, diakui atau tidak diakui umat hindu inilah yang mempelopori Pekon Srimenanti mempunyai destinasi wisata kampung bali,” jelasnya

Sehingga, kata Pak Cik dengan adanya wisata kampung bali yang dikelola umat hindu ini, Pekon Srimenanti semakin dikenal. ”Mari sama-sama kita menciptakan suasana kerukunan, saling menghormati dan saling menghargai. Semoga perbedaan ini menjadi anugerah dalam mewujudkan Lampung Barat Hebat dan Sejahtera, menuju Lampung Berjaya dan Indonesia Maju,” urainya.

Diakhir sambutannya ia menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, sehingga pekon srimenanti menjadi pilot project di Lampung Barat, semoga ini menjadi contoh bagi pekon-pekon lainnya.(rinto arius)

Sambutan Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, Juanda Naim mengatakan terbentuknya pekon sadar kerukunan tersebut berdasarkan keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung No.143/2021 tentang penetapan Pekon Srimenanti Kecamatan Airhitam, Kabupaten Lampung Barat sebagai desa sadar kerukunan.

Hal itu mengingat, walaupun Pekon tersebut memiliki keberagaman agama, budaya, etnis dan rumah ibadah yang berbeda namun dalam kehidupan tetap terjalin kerukunan dan damai. 

Sehingga Pekon Srimenanti ini dipandang layak dan memenuhi syarat ditetapkan sebagai Desa/Pekon Sadar Kerukunan Provinsi Lampung Tahun 2021.

Sedangkan dalam sambutan Kepala Kemenag Lampung Barat, Maryan Hasan, Atas nama Keneag lambar pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Parosil Mabsus yang telah memberikan bantuan hibah pembangunan gedung KUA.

Dijelaskannya Gedung KUA di Lampung Barat yang sudah dibangun ada tiga, pertama KUA Kecamatan Kebuntebu, Kecamatan Gedungsurian dan Kecamatan Airhitam. 

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah Lampung Barat dalam memberikan pelayanan kepada umat beragama,” imbuhnya.

Hal ini kata Marian merupakan salah satu implementasi dari Pitu (7) Program Bupati dan wakil Bupati Lampung Barat yaitu peningkatan iman dan taqwa, dalam pembangunan mental spiritual.

“Launching pekon sadar kerukunan di pekon Srimenanti ini mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi bagi pekon-pekon yang ada di Kabupaten Lampung Barat. Kami mengimbau dan mengajak berdoa bersama mudah-mudahan Pekon Srimenanti yang ada di Lampung Barat ini mendapat juara pada lomba desa sadar kerukunan Award 2021 di tingkat nasional,” tandasnya. (r1n/mlo)

Pos terkait