Retno Palupi Diduga Meninggal Akibat Covid-19, Kantor DPRD Pringsewu Disterilkan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kantor DPRD Pringsewu dalam seminggu kedepan melakukan pembatasan kunjungan tamu. Sementara untuk anggota DPRD setempat sementara waktu tak berangkat ngantor atau bekerja dari rumah.

Hal ini dilakukan, menurut sekretaris DPRD Pringsewu Budi Heryanto, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Yakni dengan penyemprotan desinfektan yang bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pringsewu. 

Bacaan Lainnya



“Seluruh ruang Kantor DPRD saat ini disterilkan terlebih dahulu dengan disemprot desinfektan dan pengasapan dari Satgas BPBD Pringsewu,” jelasnya. 

Lanjut Budi Heriyanto, kantor DPRD Pringsewu akan tetap dibuka, namun kunjungan tamu selama seminggu kedepan memang dibatasi.

“Pelayanan kepada masyarakat yang sifat penting atau mendesak tetap dilakukan. Jadi, hanya membatasi kunjungan tamu saja selama seminggu,” ungkapnya.

Sedangkan untuk Anggota DPRD Pringsewu untuk sementara tidak ke kantor.

“Mereka bekerja dari rumah, apa yang dibutuhkan bisa koordinasi lewat HP,” ungkap Budi ditemui di Gedung DPRD setempat.

Seperti diketahui Hj. Retno Palupi anggota DPRD Pringsewu, pada Sabtu (27/3) pukul 02.00 WIB wafat.

Pemakaman wakil rakyat daerah pemilihan Kecamatan Pringsewu itu dilakukan dengan standar Covid-19 di pemakaman umum Pringsewu Utara sekitar pukul 09.30 WIB. 

menurut informasi yang didapat, sejak beberapa hari ini politisi perempuan itu sakit. Sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit Mitra Husada Pringsewu.

Terkait pemakaman dengan standar Covid-19, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pringsewu, dr. Nofli Yurni. M.Kes., meski hanya berkomentar singkat namun pihaknya membenarkan hal itu. “Ya mas,” singkatnya.(sag/rnn/mlo)




Pos terkait