Ribuan Siswa dan Guru di Tanggamus Ikuti ANBK 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ribuan pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan  guru di Kabupaten Tanggamus mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2021. ANBK dilaksanakan selama dua hari dimulai sejak Senin (15/11).

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Dinas Pendidikan (Disdik) Tanggamus, Agoeng Basori mengatakan, ANBK diikuti hanya pelajar kelas V SD, itu pun tidak semua pelajar dalam satu sekolah yang mengikuti ANBK, maksimal hanya 30 pelajar dalam satu SD itu pun pelajar yang ikut ditentukan oleh Kemendikbud RI.

Bacaan Lainnya

“Ini baru gelombang pertama dari empat gelombang. Pelaksanaanya online dan semi online. Bagi sekolah yang belum siap sarana prasarananya maka bisa menumpang pada sekolah yang sudah ada sarpras pendukungnya,” kata Agoeng mewakili Kepala Disdik Tanggamus Yadi Mulyadi, Selasa (16/11).

Secara rinci lanjut, Agoeng sekolah yang melaksanakan ANBK dibagi dalam dua kelompok yaitu mandiri dan menumpang. Untuk mandiri terbagi lagi online dan semi online begitu juga untuk yang menumpang ada menumpang online dan menumpang semi online 

“Sekolah ANBK mandiri online ada 46 sekolah, mandiri semi online 12 sekolah. Arti mandiri sekolah tersebut sudah bisa melaksanakan sendiri sebab sarpras seperti laptop dan jaringan internet ada. Kalau menumpang online ada 141 sekolah dan menumpang semi online ada 181 sekolah,”terang Agoeng.

Dijelaskan Agoeng, ANBK ini bukan ujian melainkan survei. Untuk siswa survei literasi dan numerasi, sedangkan untuk guru dan kepala sekolah survei lingkungan.

“Untuk siswa ada 50 soal  pilihan ganda di masing-masing survei. Dalam survei literasi untuk mengetahui kemampuan membaca dan numerasi kemampuan matematika. Begitu juga guru dan kepsek yang mengikuti survei lingkungan, dan ini dilakukan serentak se Indonesia,” papar Agoeng.

Masih kata Agoeng, bahwa ANBK bukanlah ujian yang menentukan kelulusan siswa sebab Kemendikbud sudah menghapus ujian nasional.

“Tujuan dari ANBK ini untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa tentu setiap daerah berbeda-beda kemampuan siswanya, inilah nanti bahan pemerintah dalam membuat kebijakan di tahun berikutnya. Kalau ujian tetap ada untuk kelas VI, tapi hanya ujian sekolah yang membuat soal sekolah,” ucapnya.

Sejauh ini menurut Agoeng pelaksanaan ANBK di Kabupaten Tanggamus berjalan lancar tanpa ada suatu kendala.

“Alhamdulillah berjalan lancar, semoga gelombang berikutnya juga lancar,” pungkas Agoeng.(ehl/rnn/mlo)

Pos terkait