Ronda di Seputihmataram, Nessy Dapat Keluhan dari Kader Posyandu-Petani

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bakal calon bupati Nessy Kalviana Mustafa terus bergerak untuk mengembalikan semangat ronda di Lampung Tengah. Setelah melaksanakan ronda di Kecamatan Pubian dan Selagailingga, Nessy kembali melanjutkan kegiatan rondanya di Kecamatan Seputihmataram, Sabtu (27/6) dini hari.

Nessy mengatakan bahwa dirinya akan melanjutkan semua program sang suami mantan Bupati Lamteng Mustafa.

Bacaan Lainnya


“Salah satu program Pak Mustafa adalah ronda untuk mewujudkan Lamteng aman dan nyaman. Ronda ini bukan sekadar ronda, bukan hanya supaya tidak ada maling dan begal. Saya juga menyerap keluhan masyarakat,” katanya.

Terkait adanya keluhan kader posyandu yang kurang diperhatikan, Nessy menyatakan akan menjadikan prioritas. “Jika saya diberi amanah memimpin Lamteng, itu menjadi bagian yang akan saya lakukan. Memberikan perhatian bagi kader posyandu,” tegasnya.

Perihal anjloknya harga komoditas singkong yang melanda petani ketika musim panen tiba, Nessy akan melanjutkan keberhasilan Mustafa dalam menangani anjloknya harga singkong. 

“Saya berusaha memperjuangkan harga singkong yang anjlok. Beberapa waktu lalu harga singkong di Lamteng mencapai Rp400 rupiah, dengan penanganan yang dilakukan Mustafa mengupayakan harga singkong naik menjadi Rp700 rupiah. Jika Allah menijabah, saya akan melaksanakan pola penanganan yang dilakukan Bapak Mustafa saat harga singkong di Lamteng anjlok. Saya paham sekali, kala itu petani singkong naik truk ke rumah dinas mengeluh soal harga yang anjlok. Bahkan ada yang dibawa oleh Bapak menghadap menteri perdagangan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ronda di Kecamatan Seputihmataram, satu per satu pos ronda disambangi Nessy. Mulai dari Kampung Variaagung, Fajarmataram, Rejosari Mataram, Utamajaya, dan Trimulyo Mataram.

Ini salah satu bentuk komitmen untuk mewujudkan Lamteng yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Semangat ronda terus digelorakan. Mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan ronda di setiap kampung.

Sari (27), warga Kampung Utamajaya berujar bahwa Nessy Mustafa merupakan calon bakal bupati yang merakyat.

“Nessy sangat dekat dan akrab sekali dengan masyarakat. Terlebih ketika sedang menyantap singkong bakar di pos ronda Kampung Utamajaya,” katanya.

Wati (27), warga Kampung Rejosarimataram, menginginkan Nessy menjadi bupati Lamteng supaya kampungnya lebih aman dengan diaktifkannya ronda malam.

“Jika Bunda Nessy jadi bupati, Insya Allah Lamteng aman dan nyaman. Infrastruktur juga baik dan dapat memperhatikan kader posyandu,” ujarnya.

Keluhan juga disampaikan warga lainnya, Kiki (30). Dia mengeluhkan anjloknya harga komoditas saat musim panen, terutama singkong dan jagung.

“Saya berharap besar pada Bu Nessy, ketika nantinya dapat terpilih menjadi bupati bisa memperjuangkan kesejahteraan petani,” harapnya. (rls/sya/mlo)



Pos terkait