Ronggur Beri Kuliah Umum Kepariwisataan di Unila

  • Whatsapp
Kadisporapar Lambar Ronggur L. Tobing, S.I.P, M.Si., saat memberikan kuliah umum tentang kepariwisataan di hadapan ratusan Mahasiswa Delegasi BEM Fakultasi Ekonomi (FE) se-Indonesia

Medialampung.co.id  –  Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kabupaten Lambar Ronggur L. Tobing, S.I.P, M.Si., memberikan kuliah umum tentang kepariwisataan di hadapan ratusan Mahasiswa Delegasi BEM Fakultasi Ekonomi (FE) se-Indonesia, di Auditorium Pascasarjana FE Unila, Selasa (3/12).

Di hadapan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof. Dr. Hi. Satria Bangsawan, S.E, M.Si., serta ratusan mahasiswa tersebut, Ronggur memaparkan tentang potensi pariwisata di Kabupaten Lampung Barat, baik berupa wisata alam, wisata belanja, wisata buatan, wisata kuliner, wisata budaya, sejarah hingga wisata religi.

Bacaan Lainnya



“Kabupaten Lampung Barat memiliki banyak potensi wisata dan potensi tersebut tidak kalah menarik dibanding yang ada di daerah lain,” kata Ronggur.

Kata dia, keinginan masyarakat untuk berkunjung ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Lambar sangat tinggi. Hal itu dibuktikan dengan terus meningkatnya jumlah pengunjung wisata setiap tahunnya, seperti halnya di tahun 2016 jumlah pengunjung wisatawan, baik wisatawan nusatara maupun wisatawan mancanegara mencapai 14.963, tahun 2017 sebanyak 16.449 pengunjung, tahun 2018 sebanyak 17.027 pengunjung dan hingga November tahun 2019 jumlah wisatawan mencapai 89.239. Begitu juga dengan jumlah hotel terus bertambah setiap tahunnya.

Untuk pengembangan pariwisata, lanjut Ronggur, pemerintah daerah telah membuat Regulasi Peraturan Daerah Kabupaten Lampung No.2/2016 tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah tahun 2016-2031, RPJMD Kabupaten Lampung Barat tahun 2017-2022 tentang RIPDA. Lalu, Visi Misi Kabupaten Lampung Barat  yaitu Visi “Mewujudkan Kabupaten Lampung Barat Hebat dan Sejahtera” dan Misi ke 3 “Peningkatan Perekonomian yang Berorientasi pada Agrobisnis dan Agrowisata Berbasis Sumber Daya Lokal” serta pembangunan Amenitas Aksebilitas dan Atraksi baik melalui tingkat pusat, provinsi dan daerah.

Sedangkan yang sedang dilakukan yaitu mendorong desa/pekon dan POKDARWIS melalui BUMDes dengan dana ADD untuk menggali potensi “Satu Pekon Satu Destinasi” melalui surat edaran (SE) Bupati Lambar. Kemudian mendorong POKDARWIS, penggiat pariwisata, komunitas dan kaum milenial untuk mempromosikan destinasi masing-masing melalui media sosial (Medsos).

 

Selain itu, melalui gerakan Cinta Destinasi Lokal yang dimulai dari OPD dan keluarga tagline “PM Mit Lampung Barat” serta melaksanaan promosi pariwisata melalui Media Sosial, Media Cetak, Media Elektronik dan Penggiat Pariwisata, serta pelaksanaan pengembangan destinasi pariwisata

Masih kata dia, untuk pengembangan pariwisata, pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Lambar juga akan melakukan kerjasama dengan investor, inovasi dan kreativitas dengan menggali destinasi baru, kerjasama dengan penggiat pariwisata, stakeholder dan pemangku kebijakan serta pengembangan 3A (Aksebilitas, Amenitas, dan Atraksi). Untuk Aksebilitas seperti akses jalan menuju objek wisata,  Amenitas  berupa Pembangunan Fasilitas pendukung di objek wisata (Mushola, Toilet, lahan parkir dan lain-lain) serta Atraksi  seperti Orkes Gambus, Nyambai serta Sekura dan lain-lain. “Destinasi pariwisata, sukses harus memenuhi unsur 3A tersebut,” akunya.

Lebih jauh dia mengatakan, keberhasilan arah pertumbuhan pariwisata tidak hanya ditentukan oleh OPD Dinas Pariwisata, akan tetapi oleh sinergitas bersama yang terintegrasi dengan baik, seperti eksekutif/birokrasi, legislatif, pengusaha/investor dan lainnya, kemudian penggiat pariwisata, GENPI dan PHRI dan sebagainya, serta tak kalah pentingnya media cetak/elektronik, komunitas dan kaum muda milenial.

“Pengembangan pariwisata dapat mendorong kemajuan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan baik bagi masyarakat ataupun pemerintah di lokasi pariwisata yang ada di Kabupaten Lampung Barat,” pungas Ronggur. (lus/mlo)



Pos terkait