Rp23 Miliar untuk Penanganan Jalan Kabupaten-Jembatan

  • Whatsapp
Kabid Bina Marga DPUPR Lambar Robert Putra, S.T, M.T

Medialampung.co.id – Pemkab Lambar terus fokus untuk meningkatkan infrastruktur jalan. Sebab akses jalan merupakan salah satu sarana transportasi yang penting bagi masyarakat di Kabupaten Lambar.

Saat ini masih ada ruas jalan kabupaten yang kondisinya membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

Namun karena keterbatasan anggaran sehingga pemerintah daerah secara bertahap melakukan peningkatan jalan, seperti halnya tahun ini Pemkab Lambar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) menganggarkan dana Rp23 miliar lebih untuk penanganan jalan kabupaten dan jembatan.

“Tahun ini ada pembangunan jalan kabupaten di 19 titik, peningkatan jalan sekitar 50 titik, dan pemeliharaan periodik jalan 4 titik serta pemeliharaan jalan rutin tersebar di 10 titik. Selain itu, juga ada pembangunan jembatan satu titik,” ungkap Kabid Bina Marga DPUPR Robert Putra, S.T, M.T mendampingi Kepala DPUPR Ir. Sudarto, M.M, Rabu (27/1).

Robert menjelaskan, pembangunan jalan kabupaten di 19 titik itu tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain pembangunan ruas jalan Sukajadi-Ringin Jaya Kecamatan Bandarnegeri Suoh, ruas jalan Basungan-Batu Api Kecamatan Pagardewa, ruas jalan Pahayu Jaya-Rungau Kecamatan Pagardewa, serta ruas jalan Gunungsugih-Turgak Kecamatan Batubrak.

“Untuk jembatan yang akan dibangun yaitu jembatan Waytemberut Pekon Sukabanjar Kecamatan Lumbokseminung,” kata dia.

Kemudian, lanjut Robert, untuk ruas jalan yang akan ditingkatkan antara lain ruas jalan Tebapring-Sedampah, ruas jalan Air Hitam-Sumberalam Kecamatan Air Hitam, ruas jalan Sebarus-Padang Dalom Kecamatan Balikbukit, ruas jalan Batukebayan-Waspada, serta ruas jalan akses SMKN Suoh. Sedangkan ruas jalan yang akan dilakukan pemeliharaan, antara lain ruas jalan Liwa-Hanakau, ruas jalan Pagardewa-Lumbok, serta ruas jalan Mutar Alam-Gunung Terang.

Kata dia, untuk penanganan jalan kabupaten akan dilakukan pemerintah daerah secara bertahap, itu mengingat keterbatasan anggaran yang ada.

“Dengan adanya pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan jalan, serta pembangunan jembatan tersebut maka akan mempermudah akses masyarakat dalam melakukan aktivitas, termasuk mengangkut hasil produksi pertanian dan perkebunan,” tutupnya. (lus/mlo)


Pos terkait