RSIA Bunda Gelar Pesta Literasi Anak 2019

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Haru dan bahagia tampak di raut Muka Yusmalasari Owner Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA) Bunda Liwa, melihat ratusan anak-anak dari Lamban Baca se-Lampung Barat (Lambar) bersilaturahmi, bermain, bercanda dan Berlomba di Acara Pesta Literasi Anak Lampung Barat 2019, Minggu (20/10) di Lapangan Indrapati Cakra Negara Pemkab Lambar.

Sekitar 300 anak dengan didampingi oleh orangtuanya juga para Pengelola Lamban Baca hadir dalam acara yang digagas RSIA Bunda tersebut untuk mengikuti berbagai lomba, seperti lomba mewarnai, lomba Puzzle dan lomba Be Number One.

Bacaan Lainnya



“Seluruh lomba-lomba ini bernuansa literasi, tujuannya untuk menguji kecerdasan anak-anak yang merupakan pengunjung Lamban Baca di lingkungan nya masing-masing. Ayo jangan malas membaca. Manfaatkanlah dan bacalah buku yang ada. Buku adalah gudang ilmu, buku adalah jendela dunia. Orang banyak membaca akan pintar dan akan memiliki masa depan yang baik,” ucap Yusmalasari.

Owner RSIA Bunda yang pada HUT Lambar ke-28 tahun 2019 tersebut memperoleh penghargaan dari Pemkab Lambar atas jasa-jasa, prestasi serta kontribusinya bagi Pembangunan di Lambar sebagai masyarakat Peduli Literasi itu menyampaikan  lomba ini bukan urusan menang atau kalah. Namun yang lebih penting adalah sebagai upaya meningkatkan semangat masyarakat terutama anak-anak agar lebih giat lagi meningkatkan semangat berliterasi atau membaca dan menulisnya.

Yusmalasari mengajak anak-anak bahkan orang tua dan seluruh masyarakat Lambar untuk giat membaca buku. Sebab, buku adalah jendela dunia.

Pada acara yang dihadiri Kapolsek Iptu Samsul Bahri, Gerry dari Gramedia Lampung dan Para Pengelola Lamban Baca serta Penggiat-Penggiat Literasi itu, Yusmalasari juga mendonasikan buku-buku ke seluruh Lamban Baca yang ada di Lambar.

Dan pada event tersebut juga Lamban Lamban Baca beserta RSIA turut mengkampanyekan program Eco-Office. Program tersebut bertujuan Meminimalisir penggunaan bahan kemasan berbahan baku plastik dan Tidak menggunakan sedotan/pipet berbahan plastik, serta program tentang pengelolaan sampah berupa pengurangan dan penanganan sampah plastik. (lus/mlo)



Pos terkait