RSUDAU Terbaik ke-III Lomba Rumah Sakit Sayang Ibu dan Anak Provinsi Lampung 2020

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) Kabupaten Lampung Barat, meraih terbaik ketiga pada penilaian rumah sakit sayang ibu dan anak dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 tingkat Provinsi Lampung tahun 2020.

Piagam penghargaan tersebut diterima oleh Direktur RSUDAU dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B., yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes., melalui zoom meeting Rabu (30/12).

Bacaan Lainnya

Wawan—sapaan Widyatmoko Kurniawan mengaku, penghargaan tersebut suatu kebanggaan mengingat penilaian diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Lampung, dan RSUDAU mampu meraih penghargaan di posisi ketiga.

”Tahapan penilaian yang dilakukan oleh tim provinsi cukup panjang, selain berbagai program juga terkait dengan angka kematian anak menjadi salah satu poin penting penilaian, dan tahun 2019 lalu   yang dinilai, angka kematian anak di RSUAU nihil,” ungkapnya.  

Lebih lanjut Wawan menjelaskan, berbagai program digulirkan rumah sakit plat merah tersebut dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap  ibu dan akan,  salah satunya PM Berbagi atau singkatan dari Peduli, Melayani, Berempati, Bantu Administrasi Keluarga Idaman, inovasi pelayanan tersebut terdiri dari Fasilitasi pemberian Akte Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA) dan tentu saja berikut penggantian Kartu Keluarga bagi bayi yang lahir.

Selanjutnya, Fasilitasi pemberian Akte Kematian dan penggantian Kartu Keluarga bagi pasien yang meninggal, Bingkisan perlengkapan bayi dari Bapak Bupati Lambar untuk Ibu yang melahirkan, pemberian makanan bagi keluarga pendamping pasien miskin/tidak mampu yang dirawat, kemudian Pendaftaran pasien di RSUD Alimuddin Umar melalui telepon (0728) 21-211 dan online melalui www.rsudliwa.com

”Tidak hanya itu peningkatan sarana dan prasarana pendukung  untuk perawatan bayi seperti keberadaan Ruangan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan PICU (Pediatric Intensive Care Unit) atau ruang perawatan intensif untuk bayi (sampai usia 28 hari) juga telah tersedia. Para perawat bayi juga telah terlatih dengan baik dan terbiasa merawat bayi,” bebernya. (nop/mlo)

Pos terkait