Ruang Isolasi RSUDAU Penuh, Pasien Covid-19 Dirawat di Kelas I

  • Whatsapp
Direktur RSUDAU dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B

Medialampung.co.id – Ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) Lampung Barat kini penuh oleh pasien positif terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Dari tujuh ruang yang tersedia kini tidak ada satupun yang kosong, bahkan ruangan kelas I yang yang seyogyanya untuk perawatan pasien non Covid-19 kini dijadikan sebagai ruangan isolasi.

Direktur RSUDAU dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B., mengungkapkan, untuk ruang isolasi seluruhnya ditempati oleh pasien yang terpapar Covid-19 berdasarkan hasil Swab. Pasien tersebut juga seluruhnya berasal dari Lambar. 

Bacaan Lainnya

“Sementara  untuk ruangan kelas I yang sekarang dijadikan sebagai ruangan isolasi itu ditempati oleh pasien-pasien yang suspect Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Test dan masih menunggu hasil Swab keluar,” ungkap Wawan—sapaan Widyatmoko Kurniawan. 

Dijelaskan, ketika nantinya hasil swab pasien yang berada di ruangan Kelas I keluar dan hasilnya positif terpapar Covid-19 maka akan dipindahkan pada ruang isolasi, yang merupakan ruangan dengan tekanan negatif.  Sementara meskipun ruangan isolasi dan klas I bersebelahan namun untuk perawat yang menangani itu tetap dibagi menjadi dua regu. 

“Penanganan pasien di ruang  isolasi dan ruang klas I itu sama, perawat menggunakan  APD (alat perlengkapan diri) lengkap dan penerapan protokol kesehatan yang ketat, dan juga keluarga pasien tidak diperkenankan untuk menjenguk pasien yang sedang dalam isolasi,” kata dia. 

Lebih lanjut Wawan mengungkapkan, pandemi Covid-19 belum berakhir, bahkan sejak beberapa waktu lalu jumlah yang terpapar cenderung mengalami peningkatan, karena itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan sehingga mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

“Sekarang ruangan isolasi penuh, dan kita terpaksa menggunakan ruang Kelas I, dan ketika nantinya jumlah pasien membludak, maka tidak menutup kemungkinan kita akan menggunakan GSG (Gedung Serba Guna) yang sebelumnya sudah disiapkan. Jadi jika tidak ingin di isolasi, maka saya imbau patuhi Prokes minimal memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait