Rumah Dinas Wabup Waykanan Disemprot Petugas dengan APD Lengkap

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Meskipun belum ada keterangan resmi dari gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Waykanan terkait kebenaran informasi yang menyatakan bahwa Wakil Bupati, Asisten II dan kepala Dinas PTSP Waykanan terkonfirmasi positif Covid-19, namun petugas dari BPBD, Dinas Kesehatan serta TNI dengan menggunakan APD lengkap nampak sibuk melakukan penyemprotan di rumah dinas dan kantor tempat para pejabat tersebut bertugas.

“Saya tidak tahu apakah kegiatan kami ini terkait dengan informasi yang menyatakan Pak Wabup, Pak asisten II dan Bu Kadis PTSP positif Covid-19, kami hanya mendapat perintah dari pimpinan untuk melaksanakan penyemprotan di rumah dinas wakil bupati, kantor PTSP dan di sekretariat Pemkab Waykanan dan seperti bapak lihat itu masih ada petugas dari dinas kesehatan Waykanan yang melakukan tes Mandiri kepada pada pegawai yang ada di rumah dinas wakil bupati dan setelah ini kami akan meluncur ke dinas satu pintu Waykanan untuk melakukan tes wa pula disana terhadap beberapa pegawai yang diduga ada keterkaitan dengan kepala dinasnya,” ujar salah satu petugas penyemprotan dari BPBD Waykanan.

Bacaan Lainnya



Terpisah Hi. Heri Novianto, sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Waykanan membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan tes swab kepada ASN dan para pekerja yang ada di rumah dinas wakil bupati Waykanan.

Namun begitu, dirinya juga mengaku tidak bisa mengonfirmasi terkait kebenaran isu dari pesan berantai tersebut dengan alasan tidak punya wewenang.

“Hari ini memang kami melakukan sesuatu terhadap 8 orang yang ada di rumah dinas wakil bupati ini setelah dari sini nanti kami akan menuju ke dinas perizinan terpadu satu pintu untuk melakukan test terdapat 9 orang pegawai di sana, untuk informasi lebih lanjut silahkan tanyakan langsung kepada juru bicara gugus tugas Waykanan, bukan saya tidak mau, tetapi ini bukan kewenangan saya,” ujar Heri Novianto.

Hingga berita ini diturunkan belum ada pihak berkompeten yang memberikan keterangan resmi terkait isu yang tersebar luas di masyarakat Waykanan tersebut.

Hanya saja nampak berapa pegawai yang sudah berkemas-kemas untuk pulang ke rumah walaupun sebenarnya belum waktu untuk pulang

“Di dalam pesan itu kan jelas bahwa kita disuruh menutup seluruh perkantoran Pemkab Waykanan kecuali kantor-kantor yang memberikan pelayanan kepada masyarakat jadi kita pulang ini untuk mengikuti pesan tersebut,” ujar salah satu pegawai yang tidak ingin disebutkan namanya.(wk1/mlo)



Pos terkait