Saka Bakti Husada Harus Berperan Dalam Pencegahan-Pengendalian Covid-19

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Puskesmas Biha, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) berharap Saka Bakti Husada ranting Pesisir Selatan Pangkalan Puskesmas Rawat Inap Biha yang telah terbentuk belum lama ini bisa menjadi pemicu seluruh petugas kesehatan di Puskesmas Biha untuk dapat meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat maupun membina kesehatan bagi para siswa sekolah khususnya di SMAN 1 Pesisir Selatan.

Kepala Puskesmas Biha, Septono, S.Km., yang juga telah dilantik sebagai Ketua majelis pembimbing Saka Bakti Husada ranting Kecamatan Pesisir Selatan, mengatakan bahwa Saka Bakti Husada yang sebelumnya telah dibentuk di Kecamatan Pesisir Selatan pada Jumat (14/8) lalu untuk mendukung kelancaran proses kegiatan di luar gedung dalam Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), sehingga diharapkan Saka Bakti Husada di Puskesmas Biha maupun Kecamatan Pesisir Selatan ini dalam melaksanakan program yang ada kedepan bisa terus maksimal.

Bacaan Lainnya



“Saka Bakti Husada merupakan kegiatan dibidang kesehatan yang dibentuk oleh Kementerian Kesehatan bersama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pada 17 Juli 1985 silam,” katanya, Minggu (16/8).

Dijelaskannya, dibentuknya Saka Bakti Husada untuk pangkalan Puskesmas Biha itu juga bertujuan untuk menciptakan kader pembangunan dalam bidang kesehatan yang bisa membantu menciptakan norma hidup sehat untuk semua anggota gerakan Pramuka dan juga lingkungan masyarakat, terlebih dalam masa pandemi covid-19 saat ini.

“Kita juga berharap semua pengurus Saka Bakti Husada di Puskesmas ini bisa meningkatkan peran dalam mensosialisasikan adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi COVID-19 serta mendukung masyarakat untuk tetap produktif,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat, Irhamudin, S.Km., mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Pesbar, Tedi Zadmiko, S.Km, M.M., mengatakan bahwa Pramuka di bidang kesehatan seperti di Puskesmas Biha itu bertujuan untuk menyiapkan diri dalam pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru.

Selain itu, peran yang diberikan Saka Bakti Husada diharapkan dapat mendorong masyarakat dan meningkatkan citra gerakan Pramuka dengan menjadi pelopor hidup bersih dan sehat hingga menjadi kader penggerak pembangunan kesehatan yang membantu percepatan pencapaian cakupan upaya kesehatan.

“Saka Bakti Husada tentu memiliki peran penting untuk mewujudkan para kader kesehatan yang lebih inovatif dan kreatif dalam membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di kehidupan sehari-hari. Sehingga kehadirannya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Masih kata dia, Saka Bakti Husada juga memiliki peran penting dan strategis dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 serta dalam persiapan masa adaptasi kebiasaan baru. Artinya diharapkan dapat menjadi contoh, penyambung informasi, edukator dan pendamping di masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Selain itu juga diharapkan kedepan optimalisasi pembinaan dan pengembangan Saka Bakti Husada dapat dilakukan secara terus menerus dan terintegrasi dengan melibatkan banyak pihak.

“Perkembangan saat ini perlu juga diikuti oleh berbagai kecakapan khusus secara terus menerus untuk dapat menyesuaikan dengan program dan kegiatan kesehatan yang sedang berjalan,” pungkasnya.(yan/mlo)



Pos terkait