Sampaikan KUPA-PPAS Perubahan APBD 2022, Arinal Optimis Perekonomian Lampung Menguat

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi menyampaikan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Pemerintah Provinsi Lampung tahun anggaran 2022.

Arinal mengatakan, secara keseluruhan dalam rancangan perubahan Kebijakan Umum APBD KUA dan perubahan prioritas plafon anggaran sementara tahun 2021 disusun pada pendapatan daerah yang akan direncanakan sebesar sekitar Rp 7.388.150.722.890 triliun.

Bacaan Lainnya

“Sedangkan dalam rancangan kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran tahun 2022 direncanakan sebesar Rp7.343.665.240.330,” katanya dalam sidang paripurna di gedung DPRD Provinsi Lampung, Selasa (3/8).

Ia menegaskan, meskipun saat ini sedang krisis ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 juga menjadi momentum untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.

“Terutama melalui SDM, pembangunan infrastruktur dan reformasi birokrasi yang mengarahkan pembangunan Lampung, yaitu rakyat Lampung Berjaya,” ujarnya.

Menurutnya, perekonomian Lampung cenderung menunjukkan perbaikan walaupun masih dalam pandemi Covid-19. Pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan IV 2020 terkontraksi sebesar 2,26% year-on-year atau lebih baik dibandingkan triwulan sebelumnya yang juga mengalami kontraksi sebesar 2,41% year-on-year.

Sedangkan perekonomian Lampung triwulan I 2021 yang diukur produk domestik regional bruto atas dasar harga berlaku mencapai Rp88,39 triliun.

“Secara keseluruhan perekonomian Lampung akan tumbuh menguat dibanding pertumbuhan 2020 yang terkontraksi sebesar 1,67%,” jelasnya.

Kegiatan sosial distancing akibat pandemi Covid-19 masih akan berlanjut 2021. Meskipun kegiatan sosial menurun di 2021 meluasnya implementasi vaksin.

“Nilai tukar petani yang terjadi saat ini masih fluktuatif, namun demikian jika ditinjau dari tren yang terjadi dari semester kedua tahun 2020 hingga kuartal satu tahun 2021 laju nilai tukar petani Lampung mengalami kenaikan,” pungkasnya. (ded/mlo)


Pos terkait