Sandiaga Uno Sebut Lambar Miliki Potensi Besar Wisata dan Ekonomi Kreatif

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A., di Kabupaten Lampung Barat yakni menuju wisata Kampoeng Kopi, Pekon Rigisjaya, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) disambut dengan aban gemisikh tari seni adat lampung. 

Seperti diketahui kedatangan Sandiaga Uno untuk pertama kalinya di Bumi Beguai Jejama Sai Betik tersebut tindaklanjut terpilihnya Wisata Kampoeng Kopi Rigisjaya dalam 50 besar Desa Wisata Terbaik, pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 setelah melewati serangkaian tahap kurasi.  

Bacaan Lainnya

Kehadiran Menparekraf yang akrab disapa Mas Sandi bersama Anggota DPR RI Mukhlis Basri dan Hakim memang telah dinantikan masyarakat Kabupaten Lambar, hal itu terlihat dengan banyaknya peserta yang hadir di lokasi hanya untuk dapat bertatapan langsung dengan sang menteri. 

Di Kampoeng Kopi, Mas Sandi disambut langsung oleh Bupati Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin, Ketua DPRD Lambar Edi Novial, dan unsur Forkopimda lainnya.

Sandiaga Uno mendengarkan pemaparan perjalanan berdirinya Kampoeng Kopi dari Kepala Desa (Peratin) Rigisjaya, Sugeng.

Kemudian beliau melihat pameran hasil-hasil Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), hingga memantau secara berkeliling sport-sport wisata yang ada di Kampoeng Kopi, hingga penandatanganan prasasti Kampoeng Kopi sebagai bentuk dukungan pihaknya atas masuknya Kampoeng Kopi di 50 besar ADWI 2021

Dalam Jumpa Pers-nya Mas Sandi mengatakan bahwa dia melihat potensi yang luar biasa untuk kembangkitan wisata dan usama masyarakat lambar melalui perkebunan kopi yang menjadi andalan kabupaten tersebut. 

Dimana dengan adanya Kampoeng Kopi Pekon Rigisjaya, akan menjadi penopang pengebangan kopi Lampung Barat menjadi lebih baik. 

Bahkan dirinya meyakinkan bahwa belum dikatakan pecinta kopi robusta kalau belum berkunjung ke Kampoeng Kopi Rigisjaya di Lampung Barat. “Saya melihat keberadaan Wisata Kampoeng Kopi sebagai simbol kebangkitan wisata Lambar,” tegasnya.

Sementaran Bupati Lambar Parosil Mabsus, menyampaikan terimakasih atas peran media selama ini dalam mempromosikan Wisata Kampoeng Kopi, hingga menjadi wisata yang mendunia. 

“Saya tidak membayangkan, Wisata Kampoeng Kopi yang dikelilingi perkebunan kopi atau masih berada di tengah hutan didatangi seorang menteri.  Momentum ini tentunya  suatu keberkahan bagi Kabupaten Lambar untuk kemajuan perkebunan kopi Lambar,” terangnya. 

Parosil juga menyampaikan dengan sang menteri di Kabupaten Lambar saat ini keberadaan Wisata Kampoeng Kopi juga sudah memiliki Sekolah Kopi, itu semua sebagai upaya dalam memajukan usaha kopi Lambar untuk meraih masyarakat sejahtera, menuju  Indonesia Maju. 

Parosil juga menyebutkan masih banyak destinasi wisata lain yang tidak kalah menariknya di Bumi Sekala Bekhak tersebut diantaranya Geopark, Danau Keramikan Suoh. 

Sementara menanggapi permintaan Anggota DPR RI yang juga Ketua Dewan Kopi Lampung Mukhlis Basri,supaya Pak Menteri dapat membantu pemasaran kopi robusta lambar masuk pangsa pasar seperti di swalayan, hotel dan restoran di Kota Jakarta, atau Pulau Jawa bahkan seluruh Indonesia.

Disanggupi Mas Sandi bahkan pihaknya menganggap itu suatu tantangan baginya untuk membantu mempromosikan karya anak bangsa. (r1n/mlo) 


Pos terkait