Sapi Qurban Terinfeksi Cacing Hati Bertambah

  • Whatsapp
Foto ilustrasi cacing hati sapi

Medialampung.co.id – Jumlah hewan qurban sapi yang terinfeksi cacing hati (Fasciola) di Kabupaten Lambar terus bertambah.

Jika sebelumnya, Tim Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Lambar menemukan lima ekor sapi mengandung cacing hati pada saat melakukan pemeriksaan hewan qurban pada hari raya Idul Adha, Minggu (11/8/2019), namun kemarin, Selasa (13/8/2019) tim kembali menemukan dua ekor sapi yang terinfeksi cacing hati di Lingkungan Seranggas Kecamatan Balikbukit.

Bacaan Lainnya



“Jadi sejauh ini sudah ada tujuh ekor sapi yang mengandung cacing hati, dan telah kita rekomendasikan untuk dibuang dan tidak dibagikan kepada masyarakat,” kata  Kabid Peternakan Al Ma’Arif mendampingi Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Agustanto Basmar, S.P, M.Si, kemarin.

Dipaparkannya, tujuh ekor sapi yang mengandung cacing hati, rinciannya dua ekor sapi qurban di Kawasan Sekuting Terpadu Pekon Wates Kecamatan Balikbukit, satu ekor di Pekon Padangtambak Kecamatan Waytenong, satu ekor di Kelurahan Pajarbulan Kecamatan Waytenong dan satu ekor lagi di Pasar Liwa Kecamatan Balikbukit. “Kemudian hari ini (kemarin”Red) kita menemukan dua ekor sapi qurban yang terjangkit penyakit cacing hati di Lingkungan Seranggas Kelurahan Waymengaku Kecamatan Balikbukit,” akunya.

Untuk pemeriksaan hewan qurban tersebut, kata Al Ma’arif  akan berlangsung hingga Rabu (14/8/2019). Pemeriksaan hewan qurban tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan pihaknya setiap tahun dan  pemeriksaan tersebut meliputi Ante Mortem dan Post Mortem.  “Pemeriksaan hewan qurban tersebut untuk memastikan semua hewan qurban dalam keadaan sehat. Jika ditemukan hewan yang dalam kondisi kesehatan tidak baik, maka disarankan untuk tidak diqurbankan. Begitu juga kalau kita temukan ada penyakit cacing hati, maka kita rekomendasikan agar hatinya harus dibuang dan tidak dibagikan kepada masyarakat,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait