Sasar Pelajar, Bawaslu Pesbar Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Bagi Pemilih Pemula, yang dipusatkan di aula Sartika Guest House, Pekon Seray Kecamatan Pesisir Tengah, Sabtu (9/10).

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua Bawaslu Pesbar Irwansyah, S.H.I, anggota Bawaslu Heri Kiswanto, S.Sos.I dan Abd. Kodrat, S.S.H , M.H., selain itu dihadiri anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesbar Zairi Opani, yang juga selaku narasumber, serta 30 peserta yang berasal dari perwakilan SMA sederajat se-Kabupaten setempat.

Bacaan Lainnya

Ketua Bawaslu Pesbar Irwansyah, mengatakan bahwa pada umumnya, mereka yang menggunakan hak pilihnya sebagai pemilih pemula, baik yang telah berusia 17 tahun ataupun pernah menikah, itu belum memiliki informasi dan pemahaman yang cukup mengenai Pemilu. Hal tersebut cukup wajar karena mereka sebagai pemilih pemula belum memiliki pengalaman dalam pelaksanaan  Pemilu.

“Sehingga hal tersebutlah menjadi sesuatu yang sangat urgen untuk disosialisasikan dalam upaya untuk ikut mensukseskan Pemilu salah satunya yang akan dihelat pada 2024 mendatang,” katanya.

Dijelaskannya, dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut,  pemilih pemula diberikan pemahaman bagaimana cara menggunakan suaranya atau hak pilih dalam pelaksanaan Pemilu. Selain itu, hal yang tidak kalah penting adalah memahami bahwa pelaksanaan Pemilu haruslah berpegang kepada azas-azas yang selama ini dijunjung oleh masyarakat Indonesia, yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

“Serta memberikan pemahaman bahwa pelanggar atas azas-azas tersebut merupakan kejahatan yang termasuk dalam tindak pidana Pemilu yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” jelasnya.

Masih kata dia, secara umum pemahaman pemilih pemula terhadap partai politik (Parpol) masih rendah dan mudah dipengaruhi oleh kepentingan tertentu. Karena itu sosialisasi mengenai sistem dan aturan Pemilu yang baik merupakan tindakan yang sangat kooperatif dan sangat penting. 

Sosialisasi mengenai Pemilu kepada pemilih pemula seperti yang dilaksanakan ini merupakan salah satu cara dalam upaya mensukseskan pesta demokrasi agar tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila serta menghasilkan pemilih cerdas dan berkualitas.

“Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi langkah awal untuk membentuk pelaksanaan demokrasi yang mampu mencerminkan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Sebab, kata Irwansyah, seperti diketahui bersama bahwa pemilih pemula nantinya akan menjadi pemilih (Konstituen) dalam pelaksanaan Pemilu untuk periode berikutnya. Sehingga Pemilu mampu berjalan dengan baik, salah satunya karena kesadaran maupun pemahaman akan pentingnya demokrasi terhadap pemilih pemula tersebut telah ada.

“Dengan begitu, maka muncullah pemilih yang cerdas dan menumbuhkan masyarakat madani yang mampu melaksanakan kehidupan sosial dan politik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila demi kesejahteraan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.(yan/mlo)


Pos terkait