Sat Pol PP Beri Advis,  Anak Punk Jangan Beraktivitas di Jalan Protokol

  • Whatsapp
Sat Pol PP beri advis anak Punk, Agar Tidak Beraktivitas Di Jalan Protokol . Karena aktivitas mereka kerap di keluhkan warga . Foto dok Sat Pol PP

Medialampung.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja ( Sat Pol PP)Tanggamus akhirnya menemukan para anak punk yang kerap dikeluhkan warga, karena aksinya di lampu merah jalan protokol Ir. Juanda Kotaagung. Mereka diberi advis agar tidak mengulangi perbuatannya dan tidak melakukan aktivitas di jalan protokol.

“Para anak punk tersebut telah diberi pengarahan dan nasehat  agar , tidak melakukan aktivitas mengamen , meminta minta dan lainnya di Kotaagung , karena keberadaan mereka dikeluhkan warga , ” ungkap Suratman. 

Bacaan Lainnya



Para anak punk yang berhasil ditemukan oleh anggota sat pol PP saat sedang mengamen tersebut adalah , Di (17), Aan (21), dan Alif (25). 

Dalam keterangannya kepada anggota , para anak punk tersebut mengaku , sebelum ke jalan protokol Ir Juanda , mereka terlebih dahulu mengamen di pasar baru Kotaagung , terang Kasat Pol PP Suratman, Jumat (15/5). 

Diberitakan sebelumnya, keluhan warga atas aksi pengamen dan anak punk di jalan protokol Kotaagung ditindak lanjuti . Kamis (14/5) Sat Pol PP melakukan penertiban dengan menurunkan sejumlah personil.

Kasat Pol PP Tanggamus, Suratman kepada Media Lampung.co.id mengatakan, personil yang diturunkan langsung melakukan pemantauan terkait aksi kawanan anak punk dan pengamen yang kerap dikeluhkan warga. 

Dari hasil pantauan anggota dilapangkan  yang langsung konfirmasi dengan warga sekitar pada sore itu, para anak punk dan pengamen tersebut saat ini kerap muncul pada pagi hari sekitar Pukul 09.30 hingga  10.30 wib karenanya , pada esok hari Jumat (15/5) personil Pol PP kembali akan turun melakukan pantauan dan penertiban , ungkap Suratman.

Keberadaan pengamen dan anak punk dijalan protokol Kotaagung membuat masyarakat resah, pasalnya mereka kerap meminta uang dengan paksa selain itu sering menggedor kaca mobil. 

Rudi warga Kuripan, Kecamatan Kotaagung mengaku jika anak punk dan pengamen kerap beroperasi pada pagi dan sore hari di Lampu merah Jalan Ir.Hi.Juanda Kotaagung. 

“Mereka ketok-ketok kaca mobil, kalau tidak dikasih uang mintanya rokok. Sering saya bilang ke mereka kalau kerja cari usaha lain sebab masih muda, “ujar Rudi. (ehl/mlo)



Pos terkait