Satgas Covid-19 Lampura Pantau Kegiatan KBM Tatap Muka

  • Whatsapp

Medialampung.co.id  –  Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Lampung Utara (Lampura), turun memantau jalannya pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tatap Muka di sekolah-sekolah, Selasa (16/3).

Satgas Covid-19 Lampura yang dipimpin langsung Sekdakab Lampura, Lekok mengecek langsung kesiapan protokol kesehatan yang dijalankan dalam pelaksanaan KBM Tatap Muka.

Bacaan Lainnya


Sekdakab didampingi Kepala Disdikbud Mat Soleh, Kepala BPBD, Nozi Efialis, Kasat Pol PP, Firmansyah dan Kecamatan Bukit Kemuning, Hairul Saleh, meninjau langsung sekolah-sekolah yang menggelar tatap muka tersebut.

Satgas Covid-19 menyasar sekolah berada di Kecamatan Bukitkemuning, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona hingga ke pelosok desa.

“Tentunya ini akan menjadi referensi sekolah-sekolah menggelar tatap muka langsung. Sehingga harus memenuhi standar, protokol kesehatan dianjurkan pemerintah,” kata Sekdakab Lekok.

Dari hasil sidak dilakukan oleh Satgas Covid-19, menurutnya, pelaksanaan KBM Tatap Muka di sekolah telah memenuhi standar protokol kesehatan yang dianjurkan. Bahkan diantaranya telah membentuk satgas covid di tingkat sekolah.

“Ini artinya sekolah juga peduli dengan pelaksanaan KBM Tatap Muka ini, alhamdulillah pantauan kita dilapangan cukup baik. Dan berharap kedepan dapat ditingkatkan kualitasnya,” terangnya.

Sementara, Kepala Disdikbud Lampura, Mat Soleh menambahkan, setidaknya ada 60% dari jumlah sekolah yang melaksanakan KBM Tatap Muka.

“Kalau sebelumnya sempat dilakukan kegiatan serupa, ternyata dilapangan masih 30% yang siap. Alhamdulillah, pada detik ini telah bertambah, mudah-mudahan kegiatan ini dapat mendorong kesadaran pelaku disekolah meningkatkan standar protokol kesehatan di sekolah. Guna meminimalisir angka penyebaran Covid-19, khususnya cluster-cluster sekolah,” tambahnya

Kabid SD Disdikbud Lampura, Mas’ud  mengungkapkan selain melihat protokol kesehatan dijalankan sekolah-sekolah menggelar KBM Tatap Muka, pihaknya juga melihat sarana infrastruktur penunjang peningkatan mutu pendidikan di Lampura.

“Istilah kata, satu kali mendayung 2-3 pulau terlewati. Kita melihat itu, dan kedepan coba diupayakan peningkatan infrastruktur penunjang mutu pendidikan di kabupaten kita cintai ini,” pungkasnya. (adk/ozy/mlo)


Pos terkait