Satgas PB Pekon Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Cepat Tanggap 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Satgas penanggulangan bencana di tingkat pekon di imbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta cepat tanggap terhadap bencana yang terjadi di sekitar.

Hal itu disampaikan Camat Batuketulis Sutian, S.Pd, M.M, usai mengikuti apel gelar pasukan Satgas Penanggulangan Bencana (PB) yang dipimpin oleh Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Hi. Mad Hasnurin secara virtual di aula Kantor Kecamatan setempat, Selasa (1/12).

Bacaan Lainnya


“Satgas tanggap bencana tingkat pekon kami harapkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan agar cepat tanggap terhadap setiap bencana yang terjadi. Selain kesiapsiagaan, pengawasan pada potensi-potensi bencana juga diharapkan bisa ditingkatkan di masing-masing satgas pada tiap pekon. Terutama pada yang masuk dalam wilayah rawan bencana,” ungkap Sutian. 

Disamping itu, lanjutnya, satgas PB tingkat pekon diharapkan agar dapat terus memonitoring masing-masing wilayah yang berpotensi bencana tinggi terjadi bencana seperti daerah yang rawan tanah longsor. 

“Kita harapkan kerjasamanya agar upaya kesiapsiagaan penanggulangan bencana ini berhasil, sehingga apabila ada titik-titik yang terindikasi terjadi bencana seperti longsor segera koordinasikan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya.

Disamping itu, tambahnya, peran masyarakat pun sangat diharapkan untuk mencegah ataupun mengurangi dampak dari bencana yakni inisiatif untuk ikut memberikan informasi bila terjadi bencana di wilayahnya.

“Bencana merupakan sesuatu hal yang tidak dapat diprediksi kapan terjadi, namun dampak bencana dapat ditekan melalui penyampaian informasi yang cepat dari masyarakat kepada satgas atau dinas terkait, sehingga sikap proaktif ini yang kita harapkan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, dari sejumlah peristiwa yang terjadi, khususnya bencana tanah longsor yang terjadi Kecamatan Batuketulis berada di tiga wilayah pekon yaitu Pekon Batukebayan, Kubuliku dan Bakhu. Dimana, keberadaan jalan lintas nasional di wilayah itu berada di bawah bibir tebing yang sejak beberapa tahun terakhir kerap dilanda longsor.(edi/mlo)




Pos terkait