Satlantas Polres Lambar Raih Penghargaan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Meski angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) khususnya di wilayah hukum Polres Lampung Barat terbilang rendah. Namun Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lambar  berhasil meraih penghargaan dari Kapolda Lampung.

Penghargaan itu diraih karena Satlantas Polres Lambar dinilai terbaik dalam menyelesaikan perkara kecelakaan lalu lintas se- Polda Lampung. Penghargaan itu diserahkan rapat kerja teknis (Rakernis)  F.T. Lantas tahun 2020 di SPN Kemiling Polda Lampung.

Bacaan Lainnya



Disamping itu, penghargaan itu juga diperoleh, berdasarkan kecepatan, ketepatan dan pelayanan dalam penanganan Laka Lantas. Selain itu, program-program pencegahan laka lantas yang dicanangkan Sat Lantas Polres Lambar juga terbilang baik dalam penerapannya.

Kasat Lantas Iptu Raphiq Hendrawan mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Hariyadi, S.IK.,M.H. menyampaikan penghargaan yang diterima Satlantas ini berkat kerja keras anggota yang selalu ingin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Sebab, selama ini dalam kecelakaan lalu lintas masih banyak yang perlu dievaluasi. Sehingga ditemukan inovasi penanganan laka lantas cepat melalui pendataan maupun tindakan,” Terang Raphiq.

Untuk itu ia mengajak seluruh jajarannya agar mempertahankan penghargaan yang diperoleh dan berharap kedepan masyarakat Lampung Barat dapat terus budaya tertib berlalu lintas mulai dari diri sendiri, keluarga dan anak-anak.

“Kedisiplinan dalam berlalu lintas menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas, salah satu kerawanan kecelakaan salah satu korbannya adalah kalangan pelajar sehingga untuk mengantisipasinya kami terus melakukan sosialisasi tata tertib lalu lintas ke sejumlah pendidikan formal,” imbuhnya.

Menurunya, melalui kegiatan itu kalangan pelajar diberi pemahaman tentang rambu-rambu dan tata tertib berlalu lintas sejak dini. Sehingga upaya yang dilakukan diharapkan dapat membangun kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas saat dewasa nanti.

“Kita intens melakukan sosialisasi dari satu sekolah ke sekolah. Dimulai dengan mengajarkan tentang berkendara yang benar, memakai helm SNI dan sampai klik, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak menggunakan HP saat berkendara dan yang paling penting tentu telah memiliki SIM,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait