Satu dari 15 Kasus Covid-19 di Lampung Merupakan ASN Kota Metro

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Juru bicara posko satuan tugas penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Reihana menjelaskan terkait dengan penambahan 15 orang terkonfirmasi positif Covid-19 total menjadi 841 kasus di Provinsi Lampung, Minggu (27/9).

“15 kasus tersebut berasal dari Kabupaten Lampung Selatan tiga orang, satu orang dari Pringsewu, dua orang dari  Lampung Tengah, delapan orang dari kota Bandarlampung dan satu orang dari kota metro. Enam  merupakan kasus baru dan sembilan orang merupakan hasil tracing,” kata dia.

Bacaan Lainnya



Rinciannya pasien nomor 827, 828, 829 alamat Kabupaten Lampung Selatan merupakan hasil tracing dari kasus konfirmasi pasien nomor 424.

Riwayat tanggal 26 September 2020 terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan swab, Kondisi tidak bergejala dan menjalankan isolasi mandiri di rumah.

Kasian 830 perempuan 18 tahun alamat Kabupaten Pringsewu, Merupakan kasus baru. Riwayat perjalanan dari Jakarta, tanggal 21 September 2020 berobat ke salah satu pelayanan kesehatan di wilayah kabupaten Pringsewu, tanggal 22 September melakukan pengambilan swab kemudian tanggal 26 September terkonfirmasi positif hasil pemeriksaan swab, kondisi saat ini bergejala dan sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Kemudian, Pasien 831 perempuan 19 tahun alamat Lampung Tengah merupakan kasus baru kondisi tidak bergejala dan menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 832 laki-laki 14 tahun alamat Lampung Tengah merupakan hasil kreasi dari kasus pasien 739 kondisi tidak ada keluhan dan menjalani operasi mandiri

“Pasien 833 834 835 alamat Bandarlampung merupakan hasil terasing dari pasien 772 kondisi saat ini menjalani isolasi mandiri,” tambahnya.

Selanjutnya, pasien nomor 836 dan 837 juga merupakan alamat Bandarlampung merupakan  hasil tracing dari pasien 795, kondisi menjalani isolasi mandiri di rumah.

Pasien nomor 838 laki-laki 44 tahun alamat Bandarlampung merupakan kasus baru. Kondisi saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.

Pasien nomor 839 perempuan 31 tahun alamat Bandarlampung merupakan kasus baru dengan riwayat pada tanggal 21 September 2020 pernah kontak dengan pasien 772, pada tanggal 26 September 2020 melakukan pemeriksaan rapid test di rumah sakit pemerintah provinsi Lampung dengan hasil reaktif kondisi saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.

Selanjutnya, pasien 840 perempuan 49 tahun alamat Bandarlampung juga merupakan kasus baru. Riwayat tanggal 17 september dirawat di rumah sakit swasta di Bandarlampung dengan keluhan nyeri lambung.

“Tanggal 19 September  paska pulang mengeluh lemas dan nyeri tenggorokan, tanggal 25 September berobat ke rumah sakit swasta di bandar Lampung dan melakukan photo rontgen. Tanggal 26 September melakukan pemeriksaan rapid test dengan hasil reaktif kemudian pengambilan swab terkonfirmasi positif Covid-19. Kondisi saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah,” paparnya.

Pasien 841 perempuan 47 Inisial YBS, Asal Kota Metro, juga merupakan kasus baru. Tidak ada riwayat kontak dengan pasien positif. 

Tanggal 28 Agustus anaknya pulang dari Kalimantan awal bulan September melakukan perjalanan dinas keliling ke Kecamatan bersama tim penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah. 

“YBS adalah aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Lampung Tengah. Tanggal 11 September YBS mengeluh demam, pada tanggal 19 September melakukan tes mandiri bersama anaknya di lab klinik swasta Kota Metro dengan hasil reaktif sedangkan anaknya non reaktif tanggal 21 September 2020 dilakukan rapid test ulang di Puskesmas hasilnya reaktif. Tanggal 22 September 2020 dilakukan pengambilan swab di rumah YBS oleh tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro dan hasil terkonfirmasi positif convid-19. kondisi saat ini sehat dan menjalani isolasi mandiri,” paparnya.

Kemudian terdapat penambahan 10 orang yang selesai menjalani isolasi mandiri.

“Rinciannya Enam orang dari Kota Bandarlampung, dua orang dari Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Barat masing-masing bertambah satu orang,” tutupnya. (ded/mlo)



Pos terkait